internasional

Grup I Piala Dunia 2026: Empat Dekade Menunggu, Irak Datang Membawa Mimpi Baru

Senin, 1 Juni 2026 | 23:58 WIB
Aksi Frans Putros saat membela Irak menghadapi Andorra beberapa waktu lalu. (IG @iraqnt_en)

Penampilannya di turnamen nanti juga berpotensi mengundang perhatian klub-klub Eropa yang tengah mencari talenta muda dari Asia.

Baca Juga: Antonio Conte Tinggalkan Napoli, Kevin De Bruyne Soroti Formasi Defensif

Kekuatan Timnas Irak

Pertahanan Berlapis yang Solid: Salah satu kekuatan utama Irak adalah organisasi pertahanan yang disiplin.

Saat menghadapi tim dengan kualitas individu lebih baik, mereka cenderung bermain dengan blok pertahanan rendah (low block) dan menjaga jarak antarlini tetap rapat. 

Empat pemain belakang didukung gelandang bertahan bekerja sama menutup ruang sehingga lawan kesulitan menciptakan peluang bersih. Kedisiplinan taktik dan kekuatan fisik yang dimiliki para pemain menjadi fondasi penting permainan Irak.

Serangan Balik Cepat dan Efektif: Irak tidak bergantung pada dominasi penguasaan bola. Sebaliknya, mereka lebih mengandalkan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Ketika merebut bola, para pemain langsung mencari ruang di belakang pertahanan lawan melalui umpan vertikal atau pergerakan cepat para winger. Pola ini terbukti efektif sepanjang kualifikasi dan menjadi senjata utama mereka untuk mencuri gol.

Baca Juga: Duel Kontra Prancis Bangkitkan Memori Emas Senegal di Piala Dunia 2002

Penyelesaian Akhir yang Efisien: Meski tidak selalu menciptakan banyak peluang, Irak dikenal cukup efektif dalam memaksimalkan kesempatan yang dimiliki.

Ketajaman lini depan dan kemampuan memanfaatkan momen menjadi nilai lebih, terutama dalam pertandingan-pertandingan ketat.

Efektivitas penyelesaian akhir inilah yang sering membuat mereka mampu meraih hasil positif meski berada di bawah tekanan.

Mentalitas dan Motivasi Tinggi: Kembalinya Irak ke Piala Dunia setelah menunggu selama 40 tahun menjadi sumber motivasi besar bagi seluruh skuad.

Baca Juga: Pacar Kylian Mbappe Menari dengan Bad Bunny di Malam PSG Menangkan Liga Champions

Semangat untuk mengharumkan nama negara di panggung dunia diperkirakan akan menjadi energi tambahan yang membuat Singa Mesopotamia tampil penuh determinasi di setiap pertandingan.

Kelemahan Timnas Irak

Di balik keberhasilannya menembus putaran final Piala Dunia 2026, Timnas Irak masih memiliki sejumlah kelemahan yang berpotensi menjadi titik rawan saat menghadapi lawan-lawan kuat.

Lini Belakang Belum Sepenuhnya Kokoh: Sektor pertahanan menjadi area yang paling sering mendapat sorotan. Irak dinilai masih kekurangan bek tengah berkualitas yang mampu menjaga konsistensi permainan di level tertinggi.

Selain itu, posisi bek kanan juga kerap dianggap sebagai titik paling rentan di lini belakang mereka.

Baca Juga: Nike Sudah Memenangkan Perang Kolaborasi Piala Dunia

Celah Antarlini yang Kerap Muncul: Salah satu masalah yang cukup sering terlihat adalah terbukanya ruang di antara bek tengah dan bek sayap.

Celah ini membuat pertahanan Irak rentan ditembus melalui serangan balik cepat maupun pergerakan pemain sayap lawan yang masuk ke area tengah.

Konsistensi Bertahan Masih Menjadi PR: Meski memiliki organisasi permainan yang cukup baik, Irak masih kesulitan menjaga konsistensi pertahanan.

Dalam sejumlah pertandingan resmi, mereka beberapa kali gagal mencatatkan clean sheet dan relatif mudah kebobolan saat mendapat tekanan beruntun dari lawan.

Baca Juga: Fadia/Tiwi Siap Hadapi Ujian Berat di Indonesia Open 2026, Baek/Lee Jadi Tolok Ukur di Istora.

Kekompakan Tim Sempat Dipertanyakan: Sejumlah pengamat sepak bola Irak juga pernah menyoroti aspek harmoni dan kekompakan di dalam skuad.

Faktor nonteknis tersebut dinilai dapat memengaruhi stabilitas permainan, terutama ketika tim berada dalam situasi tertekan atau menghadapi pertandingan besar.

Jadwal Pertandingan Penyisihan Grup

16 Juni 2026 : Irak vs Norwegia (Boston Stadium)
22 Juni 2026 : Prancis vs Irak (Philadelphia Stadium)
26 Juni 2026 : Senegal vs Irak (Toronto Stadium)

Peluang

Meski peluang relatif kecil, Irak tidak datang ke Piala Dunia hanya sebagai pelengkap saja. Tim berjulukan Lions of Mesopotamia itu bertekad memaksimalkan kekuatan kolektif, disiplin bertahan, serta efektivitas serangan balik dan bola mati. 

Baca Juga: Laporan Lotito Menolak Tawaran Rp 7,5 Triliun untuk Beli Lazio

Halaman:

Tags

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB