SportlinkNews - Tim nasional Jerman sangat mendambakan kesuksesan di Piala Dunia 2026 setelah menelan dua kegagalan tragis pada edisi sebelumnya. Langkah mereka secara mengejutkan langsung terhenti di babak penyisihan grup pada 2018 dan 2022.
Skuad kali ini memadukan kecemerlangan darah muda seperti Jamal Musiala dan Florian Wirtz dengan kematangan para pemain berpengalaman. Pengalaman tersebut dihadirkan oleh Joshua Kimmich, Antonio Rudiger, serta kiper veteran Manuel Neuer yang mengejutkan banyak pihak karena membatalkan pensiunnya demi Piala Dunia 2026.
Namun, publik masih mempertanyakan apakah kedalaman skuad tersebut cukup mumpuni untuk memberi ancaman serius bagi tim-tim favorit juara. Selain itu, kemampuan Julian Nagelsmann dalam meramu seluruh talenta ini di bawah tekanan kompetisi yang tinggi juga masih harus dibuktikan.
Baca Juga: Persib Bangga Tiga Pemainnya Masuk Timnas dan Ramaikan Laga Internasional FIFA
Kutukan Babak Grup
Mantan striker Inggris, Gary Lineker, pernah melontarkan kalimat yang sangat melegenda tentang dominasi sang raksasa Eropa. Ia mengatakan: “Sepak bola adalah permainan sederhana: 22 orang mengejar bola selama 90 menit, dan pada akhirnya, Jerman selalu menang.”
Oleh karena itu, kegagalan beruntun pada dua edisi terakhir menjadi tamparan yang sangat keras bagi pemilik empat gelar juara dunia tersebut. Jerman seolah kehilangan taji dan terlempar dari status sebagai penguasa sepak bola dunia.
Pada edisi 2018, Langkah Die Mannschaft secara tragis terhenti di fase grup setelah ditumbangkan oleh Korea Selatan. Kepedihan tersebut berulang pada 2022 saat Jerman ditekuk Jepang yang berujung pada kegagalan lolos akibat kalah selisih gol.
Baca Juga: Jordi Amat: Persija akan Bangkit Lebih Kuat Musim Depan
Nagelsmann kemudian mengambil alih kursi kepelatihan pada September 2023 dan perlahan berhasil mengembalikan harga diri sepak bola Jerman. Di bawah arahannya, performa tim mulai menunjukkan grafik positif dan kembali ditakuti oleh lawan-lawannya.
Jerman tampil cukup menjanjikan saat menjadi tuan rumah Euro 2024 meskipun dinilai kurang beruntung saat disingkirkan Spanyol di perempat final. Atmosfer di dalam tim kini dipenuhi rasa optimisme yang tinggi, dan mereka menargetkan untuk melangkah sangat jauh dalam turnamen kali ini.
Talenta Muda di Lini Serang
Jantung dari ambisi besar Jerman saat ini bertumpu pada barisan penyerang muda berbakat yang diwakili oleh Musiala, Wirtz, dan Lennart Karl. Kombinasi ketiganya diharapkan mampu menjadi mesin gol yang mematikan sepanjang turnamen berlangsung.
Baca Juga: Marcos Santos: Arema Itu Seperti Corinthians atau Palmeiras
Musiala, yang kini berusia 23 tahun, menjadi pemain yang paling menonjol pada Euro 2024 berkat kemampuan individunya yang magis. Kehadirannya di atas lapangan selalu menjadi pembeda dan memberikan dimensi serangan yang tak terduga bagi tim.
Namun, ia sempat mengalami cedera mengerikan saat membela Bayern Munchen di perempat final Piala Dunia Antarklub melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada Juli lalu. Kakinya patah dan pergelangan kakinya bergeser setelah terlibat benturan keras dengan mantan kiper PSG, Gianluigi Donnarumma.