SportlinkNews - FIFA memaksa 60 penggemar untuk membayar tiket Piala Dunia 2026 yang secara tidak sengaja diberikan secara 'gratis' karena kesalahan sistem.
Mengabaikan perintah tersebut akan mengakibatkan tiket di akun penggemar yang beruntung tersebut dihapus.
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah mengeluarkan permintaan penggantian biaya dari penggemar yang secara tidak sengaja menerima tiket Piala Dunia 2026 seharga $0.
Baca Juga: Soroti Masa Transisi Real Madrid, Clarence Seedorf Minta Publik Bersabar Hadapi Paceklik Trofi
Badan pengatur sepak bola paling berpengaruh di dunia mengakui adanya kesalahan teknis pada situs web penjualan tiket Piala Dunia 2026 resminya.
Malfungsi dalam proses penyelesaian pembayaran secara tidak sengaja mendistribusikan tiket mahal dengan harga $0 kepada 60 orang.
Dalam pernyataan resmi, FIFA mengkonfirmasi: "Pada tanggal 3 Juni, kami menghubungi sekitar 60 penggemar terkait tiket Piala Dunia yang dialokasikan secara gratis karena kesalahan pembayaran."
Baca Juga: Grup J Piala Dunia 2026: Aljazair Kembali ke Piala Dunia, Generasi Mahrez Bidik Sejarah Baru
Semua tiket yang terpengaruh adalah untuk pertandingan babak penyisihan grup di Toronto, salah satu dari dua kota Kanada yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama AS dan Meksiko (diselenggarakan dari 11 Juni hingga 19 Juli).
Namun, alih-alih menerima kerugian tersebut sebagai "hadiah" yang tidak diinginkan karena kesalahan mereka sendiri, FIFA mengeluarkan ultimatum keras kepada para penggemar.
Sebanyak 60 penggemar yang mengira mereka telah menerima keuntungan besar kini memiliki waktu tepat 7 hari untuk membayar biaya penuh. Jika mereka menolak, tiket akan segera dicabut dan dihapus secara permanen dari akun mereka.
Insiden terbaru yang melibatkan situs web penjualan tiket FIFA hanyalah puncak gunung es dalam kontroversi yang sedang berlangsung seputar penjualan tiket Piala Dunia 2026.
Baru-baru ini, Jaksa Agung Negara Bagian New York Letitia James dan Jaksa Agung Negara Bagian New Jersey Jennifer Davenport meluncurkan penyelidikan hukum terhadap proses penjualan tiket Piala Dunia 2026 FIFA.