SportlinkNews - Spanyol mendapat perlawanan keras dari Tanjung Verde pada laga Grup H Piala Dunia 2026 di Satdion Atlanta, Amerika Serikat.
Spanyol tampil mendominasi permainan tapi itu rupanya tidak menjadi jaminan untuk memenangkan pertandingan.
Kesebelasan yang bertabur bintang itu belum mampu menjebol gawang Tanjung Verde yang terlihat tampil militan dan terorganisir.
Baca Juga: Kubo Cedera Saat Lawan Belanda, Jepang Menanti Hasil Pemeriksaan Medis
Tanjung Verde mampu memberikan perlawanan kepada raksasa sepak bola dunia tersebut. Mereka berhasil membuat frustasi La Roja.
Ferran Torres memang sempat memberikan ancaman kuat di gawang Tanjung Verde tapi tembakannya membentur mistar gawang.
Bola rebound mengarah ke Mikel Oyarzabal yang langsung menyundulnya, tetapi mampu digagalkan oleh Vozinha, kiper Tanjung Verde yang telah berusia 40 tahun.
Baca Juga: Dukung Belanda, Marc Klok Siap Bertolak ke Piala Dunia 2026
Vozinha tampil luar biasa dan kembali melakukan penyelamatan spektakuler dengan menepis sundulan Aymeric Laporte tepat menjelang turun minum.
Masuk babak kedua, pertahanan Tanjung Verde kerap membuat pemain Spanyol kehilangan cara dalam menjebol gawang lawan.
Pada menit ke-71, De la Fuente memasukkan Lamine Yamal dari bangku cadangan. Kehadiran sensasi remaja tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan.
Baca Juga: Tampil Apik, Pembalap Indonesia Aldi Mahendra Finis Ketiga WorldSSP di Misano
Serangan Spanyol menjadi lebih dinamis dan sulit diprediksi, tetapi Tanjung Verde mampu meredam pergerakannya dengan baik sehingga peluang emas tetap sulit tercipta.
Oyarzabal kembali memperoleh kesempatan menjelang akhir laga, namun tembakannya melenceng dari sasaran.