SportlinkNews - Cristiano Ronaldo, sukses menjawab keraguan publik lewat performa gemilangnya. Kapten Portugal tersebut berhasil mencatatkan namanya di papan skor untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2026.
Momen kebangkitan Ronaldo terjadi dalam pertandingan lanjutan penyisihan Grup K Piala Dunia 2026. Ia cetak dua gol saat Portugal menang atas Uzbekistan 5-0 di Houston Stadium, Rabu (24/6) dini hari WIB.
Kemenangan telak atas Uzbeksitan sekaligus memutus tren negatif produktivitas gol Ronaldo. Sebelumnya, eks Real Madrid tersebut gagal mencatatkan namanya di papan skor saat RD Kongo tanpa gol pada laga perdana.
Baca Juga: Kata-kata Ronaldo Usai Cetak Rekor Gol di 6 Piala Dunia
Kontribusi maksimal yang ditunjukkan Ronaldo sepanjang pertandingan membuatnya mendapat pengakuan tertinggi dari tim panelis independen. Ia pun didaulat jadi pemain terbaik di laga tersebut.
Keberhasilan membobol gawang lawan dalam pertandingan krusial ini juga membawa Ronaldo mengukir rekor baru di Piala Dunia. Ia menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam edisi berbeda secara beruntun.
"Kami baru melewati pekan berat dengan opini publik yang terlalu kasar buat kami," kata Ronaldo seperti dilansir dari DAZN.
Baca Juga: Bellingham Frustrasi Ribut dengan Pemain Cadangan Ghana
Tekanan media yang masif dan kritik dari para pengamat dinilai sudah melampaui batas kewajaran hingga mengganggu kondusivitas internal tim. Namun Ronaldo mengaku, tidak masalah dikritik atau dicela habis-habisan asal jangan tim dan pelatihnya.
Sikap kebal terhadap komentar negatif publik diakuinya didapat dari pengalaman panjang bertahun-tahun merumput di level tertinggi sepak bola. "Saya sudah terbiasa dengan hal-hal itu selama 23 tahun," ungkapnya.
Ronaldo kemudian menyindir standar ganda para pengamat sepak bola. Ia menilai mereka terlalu ekstrem dalam memberikan penilaian performa.
Baca Juga: Ruben Amorim Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Baru untuk AC Milan, Pemain Lama Dievaluasi
"Ketika main bagus, saya dipuji. Ketika main buruk, saya dicap sudah habis, lambat, harus pensiun," ujar pesepak bola berusia 41 tahun tersebut.
Kemenangan tersebut menjaga asa Portugal untuk lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pasukan Roberto Martinez tersebut kini menduduki peringkat kedua klasemen dengan raihan empat poin dari dua laga.