SportlinkNews - Tim nasional Brasil mengamankan tempat di Babak 16 Besar sebagai juara Grup C di Piala Dunia 2026.
Menjelang pertandingan terakhir Grup C di Piala Dunia 2026, persaingan selisih gol diprediksi akan terjadi antara Brasil dan Maroko.
Kedua tim memiliki 4 poin, dan Brasil memiliki poin awal yang lebih baik daripada Maroko (selisih gol +3 dibandingkan +1).
Memasuki pertandingan, Brasil hanya membutuhkan 7 menit untuk mencetak gol pembuka. Kesalahan bek Skotlandia menciptakan peluang bagi Vinicius Jr. untuk dengan mudah mencetak gol dan memberi mereka keunggulan.
Baca Juga: Ketajaman Ronaldo Kembali, Fernandes Yakin Dampak Positif untuk Portugal
Hampir seketika, sinyal datang dari kubu Maroko. Namun, gol itu justru menjadi milik Haiti. Terlalu fokus menyerang dan agak lengah, pertahanan Maroko membiarkan Haiti secara tak terduga unggul.
Dalam situasi yang agak lucu, seorang pemain Haiti menembak melebar dari gawang, tetapi bola secara tidak sengaja mengenai punggung kiper Bounou dan masuk ke gawang.
Apa yang tampak seperti pertandingan satu sisi tiba-tiba berubah menjadi pertarungan sengit. Hakimi menyamakan kedudukan untuk Maroko.
Baca Juga: Dilepas Persib Bandung, Alfeandra Dewangga Berlabih di Arema FC
Haiti kemudian kembali memberikan kejutan ketika Isidor membawa mereka unggul 2-1. Sebelum babak pertama berakhir, Saibari menyamakan skor menjadi 2-2 untuk tim Afrika tersebut.
Sementara Maroko berada dalam posisi yang kurang menguntungkan, keadaan berjalan cukup baik untuk Brasil.
Pada menit ke-45, pertahanan Skotlandia sekali lagi melakukan serangkaian kesalahan, mulai dari sapuan bola hingga kesalahan posisi. Vinicius Jr. memanfaatkan kesempatan itu untuk mencetak gol, memperbesar keunggulan menjadi 2-0.
Dengan mentalitas yang lebih santai, Brasil terus mencetak gol di paruh pertama babak kedua. Matheus Cunha menunjukkan keahliannya di Piala Dunia ketika menerima umpan dari Bruno Guimaraes dan mencetak gol ke gawang kosong.