internasional

Pertahanan Solid Jadi Kunci Afrika Selatan Redam Korea Selatan

Kamis, 25 Juni 2026 | 20:56 WIB
Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos. (AFP)

SportlinkNews - Tim nasional Afrika Selatan sukses mencatatkan tinta emas setelah berhasil menumbangkan Korea Selatan dengan skor tipis 1-0 pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026. Kemenangan dalam pertandingan yang digelar di Estadio Monterrey, pada Kamis (25/6) pagi WIB tersebut sekaligus menguak kunci sukses performa impresif skuad Bafana-Bafana.

Gol semata wayang yang menjadi penentu langkah bersejarah Afrika Selatan baru tercipta pada babak kedua, tepatnya di menit ke-63. Penyerang Thapelo Maseko tampil menjadi pahlawan setelah sepakan akuratnya gagal diantisipasi oleh penjaga gawang Korea Selatan.

Tambahan tiga poin berharga dari pertandingan ini secara otomatis memastikan langkah Afrika Selatan untuk melaju ke babak 32 besar. Mereka berhak menyegel posisi runner-up grup dengan koleksi total empat poin, sedangkan Korea Selatan tertahan di peringkat ketiga dengan raihan tiga poin.

Baca Juga: Siapkan Bekal Masa Depan Marc Klok Ikuti FIFA Players Executive Programme di Miami

Keberhasilan meredam agresivitas para pemain Korea Selatan sepanjang laga memicu apresiasi tinggi dari pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos. Secara khusus ia memuji bagaimana organisasi permainan timnya sukses membuat pergerakan lawan menjadi sangat terbatas.

"Kami memainkan pertandingan yang sangat bagus. Sangat sulit bagi Republik Korea untuk menemukan ruang dan kami bertahan dengan baik," kata Broos dikutip dari situs FIFA.

Nakhoda tim asal Belgia tersebut juga tidak menampik adanya ketegangan luar biasa yang melanda seluruh bangku cadangan menjelang berakhirnya laga. Keputusan lawan yang mengurung total lini pertahanan mereka di sisa waktu memaksa para pemainnya harus berjuang ekstra keras mempertahankan keunggulan.

Baca Juga: Bertahan Tiga Bulan, Yoo Jae-hoon Undur Diri dari Tim Pelatih Persijap Jepara

"Kami mencetak gol, dan setelah itu ada 20 menit jantung yang berdebar-debar dan menanti peluit akhir pertandingan," ungkapnya.

Broos menambahkan grafik performa timnya terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan setelah sempat meraih hasil minor di laga pembuka grup. Ia kini merasa sangat optimistis dan meminta pasukannya untuk menikmati setiap momen pembuktian pada fase sistem gugur selanjutnya.

"Pertandingan pertama tidak berjalan bagus, tetapi kami tampil semakin lama semakin baik. Kami akan menikmati pertandingan berikutnya, dan siapa tahu? Mungkin saja kami bisa melaju ke babak gugur kedua," ujarnya.

Baca Juga: Persib Lepas Adam Przybek, Puji Sikap Profesional Sang Kiper

Kelolosan dramatis ini memicu perayaan masif mengingat keberhasilan menembus fase gugur merupakan pencapaian perdana sepanjang sejarah partisipasi Afrika Selatan. Skuad Bafana-Bafana selama ini selalu gagal melewati ketatnya persaingan babak penyisihan grup pada edisi-edisi Piala Dunia terdahulu.

Kedisiplinan dalam menerapkan strategi bertahan serta efektivitas serangan balik kilat menjadi resep utama yang diakui sangat manjur dalam meredam agresivitas Korea Selatan. Skuad asuhan Hong Myung-bo dibuat frustrasi karena aliran bola selalu berhasil dipatahkan sebelum memasuki kotak penalti.

Halaman:

Tags

Terkini