SportlinkNews - Finis di posisi terbawah Grup A Piala Dunia, membuat pelatih Ceko Miroslav Koubek mengundurkan diri sebagai pelatih kepala Timnas Ceko.
Republik Ceko gagal melangkah ke babak 32 besar dan hanya meraih satu poin dari pertandingan melawan Korea Selatan, Afrika Selatan, dan Meksiko.
Pelatih berusia 74 tahun itu sebenarnya baru menjadi pelaith Ceko menjelang pertandingan play-off Piala Dunia.
Baca Juga: Langkah Awal Rekonstruksi Skuad, Persib Bandung Resmi Rekrut Gabriel Mutombo
Dia memimpin Ceko meraih kemenangan adu penalti berturut-turut atas Republik Irlandia dan Denmark, yang mengamankan kembalinya negara itu ke putaran final dunia setelah absen selama 20 tahun.
Presiden Asosiasi Sepak Bola Republik Ceko, David Trunda, mengatakan keputusan berpisah dengan Koubek merupakan hasil pembicaraan terbuka antara kedua belah pihak.
"Pelatih menawarkan posisinya kepada saya dalam pertemuan pribadi hari ini dan saya memutuskan untuk menerima tawarannya setelah debat yang terbuka dan adil," kata Trunda, dikutip dari laman resmi FIFA.
Baca Juga: Sukses Bawa Indonesia Juara AVC Men's Cup, PBVSI Pertahankan Reidel Toiran hingga Asian Games 2026
Asosiasi Sepak Bola Republik Ceko turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Koubek yang berhasil mengembalikan negara tersebut ke panggung Piala Dunia setelah absen selama 20 tahun.
"Miroslav Koubek mengundurkan diri sebagai pelatih kepala tim nasional sepak bola Ceko atas kesepakatan bersama dengan Asosiasi Sepak Bola Republik Ceko."
"Pelatih, terima kasih telah membawa kami kembali ke Piala Dunia setelah 20 tahun," demikian pernyataan federasi.
Baca Juga: Enzo Maresca Resmi Ditunjuk Jadi Manajer Baru Manchester City
Miroslav Koubek menjadi orang yang dipercaya untuk menukangi Timnas Ceko. Koubek adalah seorang penjaga gawang pada masa aktif bermainnya, terutama saat membela Sparta Praha.
Koubek memulai karier kepelatihannya pada awal 1980-an. Perannya mencakup tiga periode bersama Viktoria Plzen dan satu periode sebagai pelatih timnas U-19.