SportlinkNews - PP PBVSI memastikan Reidel Alfonso Toiran tetap menjadi pelatih Timnas voli putra Indonesia hingga Asian Games 2026.
Keputusan itu diambil setelah pelatih kelahiran Kuba tersebut sukses membawa skuad Merah Putih menjuarai AVC Men's Volleyball Cup 2026 untuk pertama kalinya.
Raihan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia meraih gelar di level Asia.
Baca Juga: Sanjung Grafik Brasil, Romario Tetap Sebut Prancis Tim Terbaik Dunia
Di bawah kepimpinannya, Timnas Voli Putra Indonesia memastikan gelar juara setelah menumbangkan Korea Selatan tiga set langsung 3-0 (34-32, 25-16, 25-23) pada final yang berlangsung di Veer Savarkar Sports Complex, Amdavad, India, Minggu, 28 Juni kemarin.
Kesuksesan tersebut membuat PBVSI memastikan Reidel Toiran tetap dipercaya menangani Timnas voli putra Indonesia.
Namun, sebelum menuju multievent olahraga se-Asia nanti di Nayoga, Jepang, Toiran akan memimpin timnas menuju SEA V Cup 2026 yang berlangsung di Filipina dan Jakarta pada Juli ini.
Baca Juga: FIFA Tegaskan Tanggapi Serius Kasus Dugaan Pemerkosaan Kapten Tanjung Verde
"PBVSI berharap coach Toiran tetap melanjutkan tugasnya sebagai pelatih Timnas voli putra Indonesia. Kami berharap prestasi di India menjadi modal untuk meningkatkan performa tim pada SEA V Cup dan Asian Games nanti," tutur Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo saat menyambut kepulangan skuad Merah Putih di Bandara Soekarno-Hatta, Senin, 29 Juni.
Toiran datang bukan sebagai pilihan utama. PP PBVSI semula mempercayakan kursi pelatih Timnas voli putra Indonesia kepada Miguel Veloso. Namun, pelatih asal Brasil itu batal bertugas akibat terkendala izin kerja.
Dalam situasi mendesak, PBVSI kemudian menunjuk Toiran, yang saat itu masih menangani Bhayangkara Presisi di Proliga, untuk memimpin tim pada AVC Men's Volleyball Cup 2026.
Baca Juga: Rekor Pertemuan Tak Memihak, Luka Modric Tetap Yakin Kroasia Bungkam Portugal
Keputusan darurat tersebut justru berbuah manis dengan lahirnya gelar juara Asia.
Imam menegaskan, status Toiran sebagai pelatih Timnas voli putra Indonesia tidak akan menghalanginya untuk tetap menangani Bhayangkara Presisi.
Menurutnya, jadwal tim nasional dan klub tidak beririsan sehingga Toiran dapat menjalankan kedua tugas tersebut secara bersamaan.
Baca Juga: Lanjutkan Pengabdian, Eksel Runtukahu Bertekad Bawa Persija Juara
Sementara itu, gelar juara AVC Men's Volleyball Cup 2026 yang diraih Timnas voli putra Indonesia mendapat apresiasi tinggi dari PP PBVSI.
Tak hanya memberikan pujian atas pencapaian bersejarah tersebut, federasi juga mengganjar para pemain, pelatih, dan ofisial dengan bonus total Rp900 juta sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka menaklukkan Asia.
Imam mengatakan keberhasilan tersebut sebagai salah satu pencapaian terbaik sepanjang dirinya memimpin organisasi.
Baca Juga: Gagal di Piala Dunia 2026, Presiden Korea Selatan Perintahkan Investigasi
Menurutnya, kekompakan tim menjadi faktor utama di balik kesuksesan Indonesia menjuarai turnamen bergengsi tingkat Asia itu.
"Ini pencapaian yang luar biasa. Tim ini benar-benar luar biasa. Selama saya menjabat Ketua Umum PBVSI selama tiga periode, inilah tim dengan kekompakan dan chemistry terbaik yang pernah saya miliki," imbuhnya.
Imam mengaku bangga karena Indonesia mampu menjadi kampiun meski memiliki waktu persiapan yang relatif singkat.
Artikel Terkait
PB PBVSI Tambah Dua Amunisi Baru untuk Timnas Voli Putra Indonesia
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Takluk dari Kazakstan 0-3
Timnas Voli Putri Indonesia Tumbang Dramatis, Vietnam Menang Tipis di Set Penentuan.
Bidik Semifinal AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Langsung Hadapi Ujian Berat
Timnas Voli Putri U-18 Usung Misi Ganda di Thailand, Bidik Final dan Empat Besar