internasional

Thomas Tuchel Tuntut Skuad Inggris Bermain Tanpa Rasa Takut

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:00 WIB
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel. (AP Photo)

SportlinkNews - Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel secara terbuka menuntut anak asuhnya untuk tampil berani tanpa dibayangi rasa takut saat menghadapi tantangan besar di fase gugur. Ia menegaskan faktor mentalitas dan keberanian di atas lapangan akan menjadi kunci krusial demi menjaga asa juara skuad Tiga Singa.

Kemenangan menjadi harga mati bagi armada Inggris jika tidak ingin memperpanjang puasa gelar di panggung dunia. Pertandingan penentu ini menjadi momentum penting yang akan menguji kesiapan mental bertanding dari seluruh Harry Kane dan kolega.

Inggris bersiap melakoni bentrokan sengit kontra Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Laga tersebut dilangsungkan di Miami Stadium, Minggu (12/7) dini hari WIB.

Baca Juga: Cerita Jurgen Klopp Membujuk Kylian Mbappe untuk Bergabung ke Liverpool

“Bagi saya, ini adalah bagian yang menyenangkan, tetapi kami perlu terhubung dengan identitas kami, terhubung dengan apa yang membuat kami kuat, berada di garis depan dan berani. Kita perlu berani sekarang," kata Tuchel.

“Ini perempat final dan mereka yang berani akan beruntung. Dan kami tidak boleh menyesal di akhir pertandingan ketika bermain di perempat final. Kami harus berjuang, ini yang terpenting," Tuchel menambahkan.

Nantinya pemenang dari laga tersebut otomatis melaju ke semifinal untuk menantang kampiun dari partai Argentina kontra Swiss. Ambisi besar ini sekaligus mengemban misi historis bagi publik Inggris yang sudah merindukan trofi sejak kesuksesan pada edisi 1966 silam.

Baca Juga: Harry Kane Puji Erling Haaland: Kemampuannya Mencetak Gol Berada di Level Tertinggi

Tepat 60 tahun sudah berlalu sejak generasi legendaris bentukan Sir Alf Ramsey berhasil mengangkat trofi prestisius tersebut di tanah murni mereka sendiri. Tuchel menilai keberhasilan melewati tekanan hebat pada babak terdahulu, termasuk kemenangan dramatis atas Meksiko di babak 16 besar, menjadi modal momentum yang sangat berharga.

Tuchel juga mengaku sangat memahami ekspektasi masif dari para suporter setia yang kerap menyuarakan jargon legendaris mengenai kembalinya kejayaan sepak bola. “Saya mengerti tentang ‘sepak bola akan pulang.’ Saya benar-benar mengerti. Dan kami ingin mewujudkannya," kata Thomas Tuchel.

“Tetapi kami memiliki beberapa langkah di antaranya yang harus dilalui. Kami tidak boleh terlalu terbawa suasana, tidak boleh terlalu memikirkan masa depan, dan juga harus berhenti melihat ke belakang sekarang."

Baca Juga: Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Lamine Yamal Lakukan Psywar ke Kubu Prancis

Fokus penuh skuad Tiga Singa kini diarahkan secara total untuk meredam potensi kejutan yang dipersiapkan oleh Norwegia. "Itulah yang kami sepakati dengan tim, kami menetapkan batasan. Ini bukan lagi tentang Meksiko. Ini hanya tentang Norwegia."

Tuchel memandang atmosfer turnamen akbar ini sebagai instrumen ideal untuk membangkitkan gairah kolektif serta menyatukan emosi seluruh masyarakat di negaranya. Maka dari itu, ia mau membawa pasukannya melangkah sejauh mungkin dalam ajang tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini