“Kami punya cukup waktu untuk mencerna. Sepak bola dan Piala Dunia itu sendiri ada untuk membangun sebuah negara, dan membuat penggemar kami bermimpi, percaya, dan bersemangat," ujarnya.
Baca Juga: Alex Rins Mulai Mengincar Kursi Balap di WorldSBK 2027
Rangkaian hambatan nonteknis seperti cuaca panas ekstrem serta tingkat kelembaban tinggi di Amerika Serikat dinilai justru menempa mentalitas bertarung para pemain. Semua ujian tersebut kini akan ditransformasikan menjadi energi positif demi meredam agresivitas bomber maut Erling Haaland dan kolega di lini depan Norwegia.
“Saya pikir secara umum apa yang dibutuhkan di babak 32 besar dan babak 16 besar, bagaimana kami membingkainya dengan tim adalah Anda hanya perlu menemukan cara untuk menang,” ungkapnya.
“Anda hanya perlu menyelesaikannya. Jika Anda ingin berada di Wembley pada akhirnya, Anda hanya perlu menyelesaikannya,” ia melanjutkan.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Perang Saudara Terjadi di Laga Inggris Kontra Norwegia
Tembus Semifinal, Timnas Prancis Terhindar dari Kerugian Finansial
Kondisi Fisik Lionel Messi Tak Kejutkan Lionel Scaloni
Dua Kali Gagal, Lionel Messi Masih Eksekutor Utama Penalti Argentina