internasional

FIFA Pertimbangkan Tambah Peserta Piala Dunia 2030 Jadi 64 Negara

Senin, 13 Juli 2026 | 20:25 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyerukan pentingnya menjunjung tinggi nilai fair play dan saling menghormati, khususnya menjelang perhelatan Piala Dunia FIFA yang akan datang. (FIFA)

SportlinkNews - FIFA membuka wacana untuk mengekspansi jumlah kontestan Piala Dunia menjadi 64 negara pada edisi 2030 mendatang. Langkah ambisius ini dipertimbangkan setelah mereka menilai format 48 tim pada Piala Dunia 2026 berjalan sangat sukses.

Piala Dunia 2030 dijadwalkan akan berlangsung di tiga negara tuan rumah yakni Spanyol, Maroko, dan Portugal. Selain itu, tiga negara Amerika Selatan seperti Argentina, Paraguay, dan Uruguay juga akan menggelar sejumlah laga pembuka turnamen.

"Turnamen yang menampilkan 48 tim nasional ini telah terbukti sangat sukses. Semua tim menunjukkan level permainan yang tinggi," kata Presiden FIFA Gianni Infantino dilansir dari Sky Sports.

Baca Juga: Hatsune Miku Sulap Papan Catur Jadi Lebih Artistik Lewat Enam Figur Ikonik

Kebijakan menambah kuota kepesertaan pada edisi 2026 merupakan sebuah sejarah baru karena pertama kali melibatkan hingga 48 tim nasional. Perubahan format tersebut berimplikasi langsung pada struktur turnamen yang menambah jumlah grup serta membuka jalur kelolosan lewat peringkat ketiga terbaik.

Evaluasi komprehensif terhadap performa tim-tim nonunggulan di sepanjang turnamen menjadi landasan utama FIFA untuk menggulirkan rencana perluasan slot secara masif. Mereka menilai peningkatan kualitas permainan sudah merata di seluruh zona konfederasi.

Hampir seluruh tim dari berbagai belahan dunia sukses menunjukkan daya saing yang tinggi dan tidak lagi didominasi oleh kekuatan tradisional semata. Fenomena mengejutkan tersebut menjadi bukti konkret bahwa kesenjangan kualitas antarkawasan sepak bola dunia kini sudah semakin terkikis.

Baca Juga: Misteri Semifinal Impian, Inggris, Argentina, Prancis, dan Spanyol: Mahakarya FIFA 

"Tim dari setiap benua mencetak gol dan meraih setidaknya satu poin. Sembilan dari sepuluh tim Afrika mencapai fase gugur. Ini sekali lagi menunjukkan betapa pentingnya memberi setiap tim kesempatan," ucapnya.

Pencapaian luar biasa perwakilan Afrika di fase gugur menjadi salah satu indikator paling kuat dari keberhasilan perluasan kuota peserta kompetisi. Kehadiran tim-tim baru terbukti tidak menurunkan mutu tontonan, melainkan menambah daya tarik dan drama di lapangan hijau.

Langkah formal guna merumuskan kajian kelayakan penambahan slot hingga 64 tim akan segera disiapkan oleh jajaran komite eksekutif FIFA. Proses peninjauan mendalam tersebut bakal mengukur kesiapan infrastruktur serta dampak ekonomi dan logistik yang akan ditimbulkan.

Baca Juga: Bocor Konfrontasi Messi dan Wasit Saat Argentina Menang Kontroversial

"64 tim di Piala Dunia? Tanpa ragu, wacana ini akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia saat ini berakhir. Saat menyelenggarakan turnamen, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi seluruh dunia," ujarnya.

Pernyataan Infantino mengindikasikan adanya pergeseran paradigma FIFA yang ingin mempromosikan inklusivitas sepak bola secara lebih agresif. Kebijakan ini diharapkan dapat mengakomodasi mimpi negara-negara berkembang yang selama ini kesulitan menembus putaran final.

Halaman:

Tags

Terkini

Mbappe dan Lamal Bertemu Lagi

Senin, 13 Juli 2026 | 11:45 WIB