SportlinkNews - Penampilan gemilang Jude Bellingham di Piala Dunia 2026 terus menuai pujian.
Kali ini, mantan kapten Timnas Inggris John Terry menyebut gelandang muda tersebut memiliki pengaruh yang mengingatkannya pada legenda Prancis, Zinedine Zidane.
Menurut Terry, Bellingham bukan hanya tampil menentukan di lapangan, tetapi juga menunjukkan kualitas kepemimpinan dan kematangan yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Baca Juga: Putra Tri Ramadani Buktikan Indonesia Mulai Bersaing di Nomor Lead
Penilaian itu muncul setelah Bellingham menjadi motor keberhasilan Inggris melaju ke semifinal.
Pemain berusia 22 tahun tersebut tampil luar biasa sepanjang fase gugur.
Setelah mencetak dua gol saat Inggris menumbangkan tuan rumah Meksiko 3-2 pada babak 16 besar, ia kembali menjadi penentu kemenangan lewat dua gol ke gawang Norwegia di perempat final.
Baca Juga: Terganjal Isu Sensitif Sejarah, 2 Wasit Inggris Dilarang Pimpin Laga Final Piala Dunia 2026
Performa konsisten itu membuat Terry melihat kesamaan antara Bellingham dan Zidane, sosok yang pernah membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 serta mengantar Les Bleus mencapai final edisi 2006.
"Saya sudah mengatakan sejak awal turnamen bahwa dia mengingatkan saya kepada Zidane. Saat ini dia benar-benar membawa tim ini melangkah jauh. Menurut saya, dia pemain kelas dunia," ujar Terry dalam podcast resmi FIFA.
Ia juga menilai kualitas Bellingham tidak hanya terlihat ketika bertanding. Cara berbicara dan sikapnya di luar lapangan dinilai mencerminkan kedewasaan seorang pemimpin.
Baca Juga: Jorge Jesus Tegaskan Tidak Ada Hak Istimewa bagi Cristiano Ronaldo
"Kalau mendengar cara dia berbicara di luar lapangan, dia menunjukkan ketenangan yang luar biasa," lanjut Terry.
Dua gol ke gawang Norwegia juga mengantarkan Bellingham mencatat rekor sebagai gelandang pertama yang mengoleksi enam gol dalam satu edisi Piala Dunia.
Catatan impresif itu menjadi modal penting ketika Inggris bersiap menghadapi Argentina pada semifinal di Atlanta.
Baca Juga: LALIGA dan APPS Protes FIFA Gandeng ExpressVPN sebagai Sponsor Piala Dunia 2026
Duel tersebut diprediksi menjadi salah satu laga paling bergengsi di turnamen, mengingat rivalitas panjang kedua negara di panggung internasional.
Meski Argentina datang sebagai juara bertahan dan masih diperkuat Lionel Messi, Terry tidak melihat Three Lions berada dalam posisi yang lebih lemah.
Ia justru menilai kualitas individu pemain Inggris lebih baik dibanding lawannya dan percaya skuad asuhan negaranya sedang berada dalam momentum yang tepat untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar dunia.
Baca Juga: NOC Indonesia Perkuat Komitmen Gender Equity dan Safeguarding di Forum Dunia
"Sejujurnya saya tidak khawatir menghadapi Argentina. Jika melihat kualitas pemain satu per satu, saya rasa kami lebih baik," ucap Terry.
Menurut mantan bek Chelsea itu, perjalanan Inggris di Piala Dunia kali ini juga menunjukkan mentalitas yang berbeda. Tim berhasil melewati sejumlah pertandingan sulit dan mampu bangkit dalam situasi tertekan.
"Bagi saya, semuanya seperti berjalan sesuai rencana. Rasanya ini memang saatnya Inggris," tambahnya.
Baca Juga: Panggung Baru Ubed, Debut di Japan Open Super 750
Inggris kini hanya berjarak satu kemenangan lagi untuk kembali tampil di final Piala Dunia. Jika mampu menyingkirkan Argentina, Three Lions berpeluang mengakhiri penantian sejak terakhir kali mengangkat trofi dunia pada 1966.