SportlinkNews - Menjadi juara ketiga di hajatan Piala Dunia 2026 membuat Inggris mencatat sejarah baru sejak meraih gelar juara utama di Piala Dunia 1966.
Meski gagal masuk final setelah dijegal Argentina 2-1 namun hasil ini menjadi lembaran baru setelah menunggu selama 60 tahun.
Selama masa tunggu tersebut, Inggris seperti kesatria yang kehilangan arah, disegani lawan tapi selalu gagal meraih kemenangan di laga krusial.
Baca Juga: Soroti Ancaman Lionel Messi, Iniesta Desak Spanyol Pertahankan Kepercayaan Diri
Tentu saja pencapaian ini mendapat sambutan hangat dari fans Inggris, dan juga elemen sepak bola Inggris lainnya.
Penantian selama 60 tahun ini menjadi catatan bersejarah bagi sepak bola Inggris. Apalagi selain itu, ada pencapaian pribadi yang juga memecahkan rekor Inggris di Piala Dunia.
Sebut saja Bukayo Saka , pemain Arsenal yang menjadi orang Inggris keempat yang berhasil mencetak hattrick di putaran final.
Baca Juga: Hattrick Bukayo Saka Bawa Inggris Catat Hasil Terbaik di Piala Dunia Sejak 1966
Hattrick Saka mengikuti jejak Geoff Hurst yang dibuat pada Piala dunia 1966, Gary Lineker 20 tahun kemudian, dan Harry Kane di Piala Dunia 2018 di Rusia.
Saka juga mengukuhkan diri sebagai pemain Inggris ketiga yang mampu mencetak tiga gol atau lebih dalam dua edisi Piala Dunia, setelah Lineker dan Kane.
Selain Saka, ada juga Jude Bellingham yang menjadi pemain Inggris pertama yang mencetak tujuh gol dalam satu Piala Dunia dengan gol di menit-menit akhir dalam kemenangan 6-4 atas Prancis di laga perebutan tempat ketiga.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Pelatih Spanyol Luis de La Fuente Kapok Jaga Messi, Fokus ke Permainan Tim
Gelandang Real Madrid itu menyamai rekor Gary Lineker - yang mencetak enam gol di Meksiko '86 - dan rekan setimnya Harry Kane, yang mencetak enam gol di Rusia pada tahun 2018 dan di turnamen ini.
Bellingham, 23 tahun, masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-79 dan mencetak gol dengan tendangan terakhir pertandingan.