internasional

Presiden FIFA Gianni Infantino Terancam Digulingkan, Donald Trump Kasih Peringatan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:29 WIB
Pertemuan Presiden FIFA Gianni Infantino dengan Presiden Donald Trump di Gedung Putih (@gianni_infantino)

SportlinkNews - Proposal Presiden FIFA Gianni Infantino untuk FIFA Forward Enterprise (FFE) mendapat penolakan keras dari UEFA, Concacaf, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

FFE sendiri merupakan rencana pembentukan perusahaan baru untuk mengelola hak komersial dan penjualan tiket seluruh kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia.

Sebanyak 21% saham FFE akan dijual kepada perusahaan investasi swasta. Thrive Eternal diperkirakan akan memimpin kelompok investor yang diusulkan untuk FFE.

Baca Juga: Dugaan Suap Seksual Wasit Asing di Korea Selatan, JFA Turun Tangan

Thrive adalah perusahaan modal ventura asal Amerika yang didirikan oleh Joshua Kushner—saudara laki-laki Jared, menantu Trump.

Usulan itu ditolak keras pihak konfederasi karena dinilai mencederai semangat sportivitas olahraga sepak bola. Bahkan penolakan itu kini berbuntut panjang.

UEFA, Concacaf, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengeluarkan surat terbuka yang menuduh Infantino mengkhianati kepercayaan "melalui tipu daya" terkait usulan FFE yang akhirnya dibatalkan.

Baca Juga: Sambut Super League 2026/27 Persija Siapkan Jersey Baru dan Duel Internasional

UEFA bahkan telah mengancam akan memboikot seluruh kompetisi FIFA serta menyatakan kemungkinan mengambil langkah hukum terkait kegagalan rencana FFE tersebut.

Surat yang dikeluarkan oleh UEFA, Concacaf, dan AFC itu muncul setelah FIFA menyatakan adanya upaya terorganisir dan berkelanjutan untuk melemahkan badan pengatur sepak bola dunia tersebut beserta Infantino.

BBC Sport memperoleh informasi bahwa telah ada pembicaraan awal antara ketiga konfederasi mengenai kemungkinan membentuk kompetisi tandingan seandainya Infantino tetap menjabat. Namun, menurut pihak lain, pembahasan substantif belum dimulai.

Baca Juga: Marcos Santos Yakini Skuat Arema FC Sudah Berada di Jalur yang Benar Meski Gagal di Piala Presiden 2026

"Ketika kepercayaan dikhianati oleh tipu daya, ketika seseorang menempatkan dirinya di atas kelompok yang telah memercayakan wewenang kepadanya, maka kewajiban itu telah diabaikan," demikian bunyi surat dari UEFA, CONCACAF, dan AFC.

Meskipun pernyataan tersebut tidak menyebut nama Infantino secara eksplisit, sejumlah sumber mengatakan kepada BBC Sport bahwa hal itu patut dipandang sebagai kesempatan baginya untuk mengundurkan diri dan meninggalkan jabatannya secara terhormat.

Halaman:

Tags

Terkini

Harry Kane hingga Ronaldo Jadi Target Ancaman Bom

Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Bos LaLiga Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:01 WIB