Pada sisi lain, merespon surat tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa merupakan "kesalahan fatal" jika Presiden FIFA Gianni Infantino digulingkan dari jabatannya.
Komentar Trump ini menandai kali pertama ia secara terbuka membela Infantino sejak rencana FFE terungkap ke publik pada 28 Juli.
"FIFA akan melakukan kesalahan fatal jika, karena alasan apa pun, mereka bahkan mempertimbangkan untuk mengganti Presiden Gianni Infantino," tulis Trump di media sosial.
Baca Juga: PSSI dan I League Gelar Match Commissioner Refreshment Super League & Championship 2026/27
"Dia sosok yang luar biasa; dia baru saja memimpin penyelenggaraan Piala Dunia paling sukses—bahkan empat kali lipat lebih sukses—yang pernah ada."
"Jika dia pergi, ajang ini tidak akan pernah lagi sesukses atau semenguntungkan itu," tulis Trump.
Saat pertama kali menanggapi usulan FFE pada 31 Juli, Trump mengatakan bahwa ia belum berbicara dengan Infantino mengenai rencana tersebut.
Baca Juga: Jaga Keseimbangan Kekuatan Tim, IWL 2026/27 Gunakan Skema Drafting Pemain
Infantino memiliki hubungan dekat dengan Trump dan bahkan menganugerahkan penghargaan FIFA Peace Prize (Penghargaan Perdamaian FIFA) yang pertama kali diadakan kepada Trump pada Desember 2025.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)