Akmal menjelaskan, dugaan match-fixing Laos dan kontroversi laga Indonesia melawan Singapura merupakan persoalan berbeda.
"Namun, keduanya bertemu pada isu yang sama, yakni kepercayaan terhadap tata kelola kompetisi. AFF perlu merespons secara transparan dan memastikan bahwa Piala AFF 2026 berlangsung jujur, kompetitif, serta diawasi melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan," tuturnya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)