Persib Bandung Minta Wasit Netral di Dua Laga Terakhir Liga 1, Umuh Muchtar: Jangan Merugikan

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Sabtu, 10 Mei 2025 | 15:00 WIB
Umuh Muchtar kritik wasit usai laga Persib vs Barito. Ia nilai wasit berat sebelah dan minta wasit netral untuk dua laga sisa Liga 1. (Liga Indonesia Baru)
Umuh Muchtar kritik wasit usai laga Persib vs Barito. Ia nilai wasit berat sebelah dan minta wasit netral untuk dua laga sisa Liga 1. (Liga Indonesia Baru)

SportlinkNews - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan wasit dalam laga kontra Barito Putera.

Wasit Gedion Dapaherang menjadi sorotan karena sejumlah keputusan yang dinilai kontroversial dan merugikan kubu Maung Bandung.

Pertandingan yang berlangsung panas itu mencapai puncak ketegangan saat pemain Barito, Murilo, melakukan tekel keras dengan dua kaki terhadap winger Persib, Febri Hariyadi.

Baca Juga: Tim Sepak Bola Wanita PSG Jalin Kemitraan Jangka Panjang dengan Ilia Beauty

Namun, insiden tersebut hanya berujung kartu kuning bagi Murilo, meski aksi tersebut dinilai sangat membahayakan.

Keputusan itu sontak memicu protes keras dari bangku cadangan Persib.

Para ofisial dan pemain menunjukkan ketidakterimaan terhadap keputusan wasit, yang dianggap berat sebelah dan tidak menjunjung asas keadilan dalam pertandingan.

Baca Juga: Pelatih PSG Tebar Ancaman ke Inter Milan, Luis Enrique: PSG Layak Memenangkan Liga Champions!

Umuh Muchtar mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja wasit dan menilai bahwa keputusan yang diambil sangat merugikan timnya.

Ia juga menyoroti PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang dianggap keliru karena menunjuk wasit yang justru memicu kontroversi di lapangan.

"Semua orang bisa lihat, keputusan wasit sangat tidak profesional. Kenapa wasit seperti ini yang dipasang?” ujar Umuh penuh kecewa.

Baca Juga: Presiden FIFA Gianni Infantino Makin Mesra dengan Donald Trump Demi Kesuksesan Piala Dunia 2026

Menurut Umuh, tidak adanya pengecekan ulang melalui VAR dalam insiden pelanggaran keras tersebut semakin mempertegas bahwa wasit tidak bekerja secara objektif.

Padahal, penggunaan teknologi seharusnya membantu menciptakan keadilan dan transparansi di lapangan.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: Persib

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X