Erwin juga menekankan pentingnya peran kepolisian dalam memperketat sistem pengamanan, khususnya di luar area stadion, atau zona 4, yang menjadi lokasi penyerangan bus Persik.
Baca Juga: Duel Emosional Liga 1 Bali United FC vs Madura United FC Bakal Berlangsung Sengit di Gianyar
Menurutnya, pola pengamanan yang lebih ketat sangat dibutuhkan agar kejadian serupa tidak terulang.
Ia pun mendesak aparat untuk segera mengusut dan menangkap pelaku penyerangan yang telah merugikan klub secara langsung.
"Kami memohon kepada pihak kepolisian untuk mengevaluasi pola pengamanan dan penertiban, terutama di area zona 4 di luar stadion."
Baca Juga: Komentar Jujur Kapten Red Sparks, Elisa Zanet Tidak Selevel Megawati
"Kami percaya pihak kepolisian akan segera mengungkap dan menangkap pelaku penyerangan," tegasnya.
Lebih lanjut, pihak Arema FC berkomitmen untuk berbenah, termasuk menjalin komunikasi lebih erat dengan komunitas suporter.
Erwin berharap keterlibatan semua pihak, termasuk Presidium Aremania Utas, bisa membantu mempercepat proses identifikasi pelaku.
Baca Juga: Victoria Beckham Memukau dengan Gaun Basah Tembus Pandang, Tak Mau Kalah dengan Menantunya
"Kami yakin dengan bantuan Presidium Aremania Utas serta banyak pihak, kita semua akan berbenah."
"Semakin sportif dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama pertandingan," tandas Erwin.
Insiden ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus menjaga sportivitas dan keamanan dalam setiap laga sepak bola, agar semangat kebangkitan sepak bola Indonesia tidak tercoreng oleh ulah segelintir oknum.
Artikel Terkait
Abang Eliano Reijnders Jadi Rebutan Manchester City dan Real Madrid
Chelsea 1 Man Utd 0: Marc Cucurella Selamatkan Impian ke Liga Champions
Prediksi Final Piala FA, Crystal Palace Vs Manchester City: Kesempatan Terakhir Guardiola
Awalnya Sindir Timnas Indonesia, Sekarang Malaysia Panggil 10 Pemain Naturalisasi
Dendam Belum Tuntas, Duel Ulang Chris Eubank Jr Vs Conor Benn Digelar 27 September