SportlinkNews - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama I.League melanjutkan komitmen mereka untuk membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan inklusif.
Melalui Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, Kemenpora menggelar acara Informasi dan Edukasi Suporter di Kota Samarinda pada akhir Agustus kemarin.
Ini merupakan kota kelima yang dikunjungi setelah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Makassar. Acara yang dihadiri oleh perwakilan Kemenpora, I.League, PSSI, dan suporter Borneo FC Samarinda ini menjadi wadah dialog produktif.
Baca Juga: Tinggalkan Belanda, Ini Komentar Pertama Eliano Reijnders Bergabung dengan Persib
Para suporter memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan aspirasi dan membahas isu-isu krusial, termasuk pembatasan suporter tandang yang masih menjadi perhatian besar.
Budiman Dalimunte, General Manager Fans Engagement I.League, menekankan pentingnya komunikasi dua arah.
“Kami di I.League percaya bahwa suporter adalah jantung dari atmosfer sepak bola Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Bintang NBA Jeremy Lin Umumkan Pensiun, Tutup Karier 15 Tahun yang Penuh Kisah Inspiratif
“Melalui forum seperti ini, kita tidak hanya mendengar aspirasi mereka, tapi juga mencari solusi bersama agar ke depan suporter bisa menikmati pertandingan, baik di kandang maupun tandang dengan aman, tertib, dan nyaman.”
Dalam suasana diskusi yang intensif, muncul ajakan dari keluarga besar sepak bola Indonesia untuk seluruh masyarakat agar tetap menjaga diri, lingkungan, dan saling menguatkan.
"Mari kita jaga rumah kita masing-masing, jaga kota kita, jaga stadion kita, dan jaga keluarga kita. Suporter adalah energi positif, jangan biarkan rasa kecewa membuat kita saling menyakiti," ungkap Budiman.
Baca Juga: Evolusi Pelatihan Olahraga: Bagaimana Teknologi Mengubah Permainan
"Sepak bola adalah ruang persatuan. Mari kita tunjukkan bahwa klub dan suporter mampu menghadirkan semangat yang menyejukkan, demi Indonesia yang lebih baik,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut dari diskusi ini, pemerintah dan operator liga tengah menyiapkan kebijakan dan program baru untuk memperbaiki tata kelola pertandingan dan perilaku suporter.
Artikel Terkait
Kualifikasi Piala Asia U-23: Pelatih Korea Sebut Timnas Indonesia sebagai Lawan Berat
Dawuda Tembus 10 Besar Top Skor Kejuaraan Dunia Voli Putra U21
Resmi: Legendaris Vardy Bergabung dengan Cremonese sebagai Agen Bebas
Barcelona dan Everton Tersingkir, Villarreal Dapatkan Tanda Tangan Talenta Muda Kamerun
Calvin Verdonk Resmi Jadi Pemain Indonesia Pertama di Liga Prancis, Begini Komentarnya