SportlinkNews - Laga tandang Arema FC pekan ke-27 akan tersaji di Banten International Stadium, Jumat (10/4/2026) malam menghadapi tuan rumah Persita Tangerang.
Ini akan menjadi pertandingan yang sangat penting bagi Arema demi meloloskan diri dari tren negatif.
Sebagaimana diketahui, dalam lima laga terakhir yang dilakoni Singo Edan, Arema FC belum mampu meraih kemenangan.
Baca Juga: Semifinal Kejuaraan Futsal Asia Tenggara: Awas Vietnam Balas Dendam terhadap Indonesia
Hasil tersebut membuat posisi tim tertahan di papan tengah dan semakin jauh dari target awal musim.
Menghadapi situasi tersebut pelatih Marcos Santos tetap tenang dan percaya timnya memiliki cukup kualitas untuk bangkit.
“Yang pasti, persiapan kami sangat bagus. Beberapa pemain yang absen di pertandingan terakhir juga sudah bisa bermain,” kata pelatih asal Brasil itu.
Baca Juga: PSIM Yogyakarta Siap Hadapi PSM Makassar Meski Kehilangan Dua Pemain
Di sisi lain, Persita dengan kepercayaan diri tinggi bermain di kandang sendiri yang dikenal sebagai tim yang sulit ditaklukkan.
“Kita tahu kesulitan pertandingan di sini. Lawan sedang dalam momen yang bagus dan tahu cara bermain di kandang,” imbuhnya.
Untuk itu dia menyadari, atmosfer kandang dan konsistensi permainan tuan rumah menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi dengan disiplin tinggi.
Baca Juga: Lantik Pengurus PP POTSI 2023-2028, Ketum KONI Pusat Dorong Teqball Indonesia Merebut Prestasi Dunia
"Kami harus fokus, harus berkonsentrasi penuh agar bisa memainkan pertandingan yang hebat dan pulang dengan hasil positif,” ucap Marcos Santos.
Kabar baiknya, laga ini kembali akan dimeriahkan oleh empat pemain asing yang sebelumnya absen. Mereka sudah siap kembali memperkuat tim.
Artikel Terkait
Arema FC Catat Tren Buruk dalam Tiga Laga Terakhir, Marcos Santos akan Evaluasi Kinerja Tim
Arema FC Luncurkan Jersey Keempat untuk Sisa Musim Super League
Jelang Duel Pekan ke-26 Super League Skuat Arema FC Pincang, Marcos Santos Kerja Keras
Hasil Super League: Arema FC dan Malut United FC Berbagi Poin di Kanjuruhan