Marc Klok Bantah Keras Tuduhan Rasisme

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 2 Mei 2026 | 22:50 WIB
Di ajang Piala Presiden 2024 kali ini, Marc Klok lebih memilih realistis dan Persib Bandung tidak memasang target tinggi. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)
Di ajang Piala Presiden 2024 kali ini, Marc Klok lebih memilih realistis dan Persib Bandung tidak memasang target tinggi. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

SportlinkNews - Kapten Persib Bandung, Marc Klok, angkat bicara untuk menanggapi tuduhan rasisme yang menyeret namanya. Tuduhan tersebut mencuat ke publik tak lama setelah laga sengit antara Maung Bandung melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC berakhir.

Isu dugaan rasisme ini bermula dari potongan video yang menjadi viral di berbagai platform media sosial setelah babak pertama berakhir. Saat jeda menuju ruang ganti pada pertandingan Kamis (30/4) tersebut, sempat terjadi kericuhan di lorong stadion antara kedua belah pihak.

Pertandingan itu sendiri berakhir dengan kemenangan impresif bagi kubu Maung Bandung dengan skor telak 4-2. Persib menunjukkan mental juara dengan melakukan comeback luar biasa setelah sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu dari tim tuan rumah.

Baca Juga: David Tjiptobiantoro Absen di Mandalika Dukung Penuh Sean Gelael di GT World Challenge Asia

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, tuduhan rasisme bermula saat Klok dianggap melontarkan kata-kata menghina kepada pemain Bhayangkara FC, Henri Doumbia. Pihak manajemen klub Bhayangkara FC bahkan sempat mempertegas tuduhan tersebut melalui pernyataan di akun media sosial resmi mereka.

Merasa nama baiknya diserang, Klok segera memberikan klarifikasi untuk menjernihkan situasi yang tengah memanas tersebut. Pemain naturalisasi asal Belanda ini membantah keras segala tudingan dan menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan rasis.

"Saat kami mencetak gol menjadi 2-1, Henri Doumbia menahan bola alih-alih melanjutkan kick-off. Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, 'give me the ball back'," tulis Klok memberikan pembelaan.

Baca Juga: Malut United akan Bermain All Out Menghadapi Persis Solo, Kemenangan atas PSBS Jadi Modal Kuat

"Kami kemudian membicarakan hal tersebut. Ia meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata 'black'."

Meskipun masalah dengan pemain lawan telah selesai, Klok sangat menyayangkan sikap manajemen Bhayangkara FC yang terkesan gegabah. Ia menilai pihak klub lawan sama sekali tidak melakukan pengecekan ulang atau kroscek fakta sebelum melayangkan tuduhan terbuka.

"Namun manajer mereka, Sumardji yang tidak berada di dekat lapangan, terus menyebut saya sebagai rasis, baik di dalam stadion, dekat ruang ganti, maupun di lapangan setelah pertandingan," ungkapnya.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Pekan ke-31 Super League 2025/26, Persib dan Borneo Berlomba Cari Tiga Poin

"Saya telah memintanya untuk berhenti dan menyampaikan bahwa saya merasa terluka atas tuduhan yang tidak benar tersebut," ia menambahkan.

Sebagai pemain profesional, Klok merasa dirugikan karena integritasnya sebagai atlet dicoreng oleh isu yang sangat sensitif di dunia olahraga. Ia menekankan bahwa selama ini dirinya selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas serta jauh dari perilaku diskriminatif dalam bentuk apa pun.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Persib Bandung Berpisah dengan Federico Barba

Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:32 WIB
X