APPI Beberkan Data Tunggakan Hak Kontraktual Pemain di Tiga Kasta Kompetisi

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Rabu, 24 Juni 2026 | 19:28 WIB
Pertemuan APPI dengan I.League. (APPI)
Pertemuan APPI dengan I.League. (APPI)

SportlinkNews - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mendatangi pihak operator kompetisi, I.League, guna merampungkan krisis finansial yang menimpa para pemain. Berdasarkan data termutakhir terdapat ratusan kasus tunggakan hak kontraktual yang tersebar di tiga kasta kompetisi sepak bola nasional.

Langkah ini diambil melalui sebuah pertemuan formal yang diselenggarakan di Kantor I.League, Jakarta, pada Selasa (23/6). Forum tersebut sengaja digelar menyusul rampungnya seluruh rangkaian kompetisi sepak bola untuk musim 2025/2026.

Delegasi APPI yang hadir dipimpin langsung oleh Presiden, Hanif Sjahbandi, beserta jajaran Komite Eksekutif yakni Andritany Ardhiyasa dan Yolanda Krismonica. Selain itu, tampak hadir pula Sekjen Gotcha Michel, dan Kepala Divisi Legal Jannes Silitonga.

Baca Juga: Kata-kata Ronaldo Usai Cetak Rekor Gol di 6 Piala Dunia

Pihak operator kompetisi menyambut langsung kedatangan para perwakilan pesepakbola tersebut demi mencari jalan keluar bersama. Direktur Bisnis dan Komersial I.League, Sadikin Aksa, hadir memimpin jajaran manajemen untuk menerima laporan resmi.

Dalam agenda tersebut, APPI menyerahkan secara rinci data sengketa finansial yang belum diselesaikan oleh klub-klub bermasalah. Akumulasi data yang dipaparkan di hadapan manajemen operator tercatat valid hingga tanggal 19 Juni 2026.

Hasil verifikasi menunjukkan ada total 188 kasus kontraktual yang melibatkan klub-klub dari Super League, Championship, dan Liga Nusantara. Di antara deretan kasus itu, terdapat sejumlah klub yang terbukti membandel dan belum mematuhi putusan hukum.

Baca Juga: Bellingham Frustrasi Ribut dengan Pemain Cadangan Ghana

Dua kontestan kasta tertinggi yang dilaporkan masih mengabaikan kewajiban finansialnya adalah Semen Padang dan PSBS Biak. Sementara itu, kasus serupa dari kasta kedua atau Championship melibatkan klub Adhyaksa FC dan Sriwijaya FC.

"Penyelesaian tunggakan yang telah memiliki putusan final merupakan hal yang sangat penting karena menyangkut hak para pemain," kata Hanif Sjahbandi dalam pernyataan resmi.

"Kami mengapresiasi komitmen I.League untuk membantu memastikan proses tersebut berjalan dan berharap peningkatan dalam proses verifikasi dapat mencegah terjadinya kasus tunggakan gaji yang berulang," Hanif menambahkan.

Selain fokus membedah masalah finansial menahun, kedua belah pihak juga memanfaatkan momentum untuk mendiskusikan masa depan kompetisi. Diskusi tersebut melebar ke berbagai aspek krusial demi kemajuan industri sepak bola modern di tanah air.

Topik yang menjadi perhatian mencakup peningkatan tata kelola kompetisi, perlindungan hak-hak pesepakbola profesional, kepatuhan terhadap kontrak, hingga upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik bagi para pemain. Sinergi ini diharapkan mampu membawa perubahan regulasi yang lebih ketat ke depannya.

Melalui komunikasi intensif ini, APPI berharap koordinasi dengan operator kompetisi dapat membantu meminimalkan kasus serupa pada musim-musim berikutnya. Pengawasan ketat sejak fase pra-musim dinilai menjadi kunci utama penyelesaian masalah.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Persib Bandung Berpisah dengan Federico Barba

Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:32 WIB
X