SportlinkNews - Kapten Persib Bandung, Marc Klok, secara khusus menyampaikan apresiasi mendalam terhadap loyalitas luar biasa yang ditunjukkan Bobotoh. Kehadiran suporter yang memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Kamis (7/5) tersebut dianggap sebagai suntikan moral yang sangat krusial bagi skuad Maung Bandung.
Lautan manusia yang diperkirakan mencapai belasan ribu tersebut sengaja hadir untuk memberikan motivasi langsung sebelum tim berangkat melakoni laga tandang. Dukungan masif ini bertujuan membakar semangat para pemain agar mampu menaklukkan rival abadi mereka, Persija Jakarta, dalam laga pekan ke-32 Super League 2026 di Samarinda, Minggu (10/5).
Bagi Klok, atmosfer yang tercipta dalam sesi latihan terbuka tersebut merupakan salah satu momen paling berkesan sepanjang karier profesionalnya bersama klub kebanggaan Jawa Barat. Ia merasa getaran dukungan kali ini memiliki kualitas dan energi yang jauh lebih besar dibandingkan musim-musim sebelumnya yang pernah dilalui.
Baca Juga: Teppei Yachida Jadi Motor Serangan Efektif Bali United FC Sumbang 5 Gol dan 3 Assist
“Ini luar biasa, mungkin ini paling bagus selama lima tahun saya di Persib. Hari ini paling bagus dan sangat keren, terima kasih untuk semua yang hadir, untuk semua yang kasih motivasi tinggi dan saya sangat apresiasi itu,” kata Klok.
Pemain bernomor punggung 23 tersebut meyakini semangat yang meluap-luap dari tribune stadion telah menular ke seluruh jajaran pemain dan staf kepelatihan. Terlebih bagi para pemain asing atau penggawa anyar, pengalaman melihat fanatisme sebesar ini di lapangan latihan merupakan fenomena yang sangat langka.
“Ya banyak yang bilang ini tidak ada klub punya atmosfer seperti ini mungkin di Brasil atau Galatasaray atau apapun. Tapi ini sangat spesial dan semua pemain sangat apresiasi hari ini,” ucapnya.
Baca Juga: Bidik Tiga Poin, Persik Kediri Waspadai Semen Padang FC yang akan Bermain Tanpa Beban
Meski diliputi rasa yakin, pemain naturalisasi asal Belanda tersebut tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terkait pemilihan lokasi pertandingan. Duel tersebut terpaksa digelar di Stadion Segiri, Samarinda, karena Persija tak dapat izin melangsungkannya di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
“Apa yang mau saya bilang, lucu, gila, tapi di mana pun kita main kita harus menang. Mungkin tidak ideal karena semua pemain ingin main di GBK dan rasa atmosfer ingin main di Jakarta lebih dekat juga,” ujarnya.
Klok menyoroti tantangan teknis yang akan dihadapi Persib saat bertanding di Kalimantan, mulai dari suhu udara yang menyengat hingga kondisi permukaan lapangan. Ia juga mewaspadai faktor nonteknis lainnya mengingat Stadion Segiri merupakan markas dari Borneo FC yang juga merupakan pesaing ketat mereka di klasemen.
Baca Juga: Final Liga Champions: Arsenal Bertemu PSG di Puskas Arena, Stadion Berkapasitas 67.000 Tempat Duduk
“Di Samarinda panas dan lapangan juga tidak terlalu baik. Kita juga tidak tahu apa yang Borneo mungkin yang dilakukan karena stadion mereka,” tuturnya.
Keteguhan mental menjadi modal utama tim untuk tetap mengincar poin penuh meskipun harus bermain di lingkungan yang dianggap kurang mendukung secara geografis. Harapan agar pendukung setia tetap hadir memberikan dukungan langsung di stadion pun tetap ia suarakan demi menjaga mentalitas bertanding tim.