liga-indonesia

Kericuhan di Jayapura Pecah, PSSI Ingatkan Indonesia Masih Dalam Pengawasan Ketat FIFA

Sabtu, 9 Mei 2026 | 19:41 WIB
Sekjen PSSI Yunus Nusi. (PSSI)

SportlinkNews - PSSI menyatakan penyesalan mendalam atas pecahnya kericuhan suporter dalam laga antara Persipura Jayapura menjamu Adhyaksa FC. Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, memberikan peringatan keras saat ini otoritas sepak bola dunia, FIFA, masih melakukan pengawasan intensif terhadap dinamika keamanan stadion di Indonesia.

Pertandingan babak play-off promosi menuju Super League tersebut berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, pada Jumat (8/5). Harapan tuan rumah untuk kembali ke kasta tertinggi harus kandas setelah Adhyaksa FC sukses mengunci kemenangan tipis 1-0 melalui gol semata wayang yang dilesakkan oleh Adilson Silva.

Kekecewaan mendalam atas hasil minor tersebut memicu kemarahan basis pendukung tim tuan rumah yang tidak siap menerima kekalahan menyakitkan di kandang sendiri. Massa suporter Mutiara Hitam dilaporkan mulai kehilangan kendali dan melakukan aksi serbu masuk ke area lapangan pertandingan.

Baca Juga: Venezia dan Frosinone Lolos Jadi Tim Promosi Serie A Musim Depan

Situasi di stadion berubah menjadi mencekam ketika sejumlah oknum mulai merusak berbagai fasilitas infrastruktur yang menjadi kebanggaan masyarakat Papua. Tidak berhenti di dalam area tribune, gelombang kerusuhan kemudian meluas hingga ke area luar bangunan utama stadion.

Laporan keamanan menunjukkan adanya eskalasi anarkisme berupa pembakaran sejumlah kendaraan bermotor milik pengunjung yang terparkir di kawasan Stadion Lukas Enembe. Aksi ini menambah daftar kerusakan materiil yang cukup parah serta mencoreng sportivitas yang seharusnya dijunjung tinggi dalam setiap kompetisi resmi.

"PSSI sangat menyayangkan kericuhan yang terjadi di Jayapura dan tentu kita prihatin dengan keributan ini. PSSI juga tidak sampai berprasangka buruk terjadinya hal seperti kejadian tadi malam," kata Yunus dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Kehilangan Jay Idzes, Sassuolo Dijegal Torino 1-2

"Kami tahu bahwa masyarakat Papua dan semua suporter Persipura sangat cinta dengan sepak bola. Tentu dengan cinta akan sepak bola pasti kalian ingin menjaga ketertiban dan keamanan di stadion Lukas Enembe. Ini tentu juga menggores perjalanan sepak bola kita yang kita tahu bersama ini kita sedang sementara dimonitori dan diawasi oleh FIFA," Yunus melanjutkan.

Yunus berharap komitmen perdamaian antarsuporter dapat segera dipulihkan demi kelangsungan liga dan masa depan sanksi yang mungkin membayangi jika pelanggaran serupa terulang. Ia mengimbau agar kedewasaan dalam berorganisasi suporter ditingkatkan untuk menerima kenyataan pahit dalam sebuah kompetisi olahraga.

"PSSI berharap hal ini tidak akan terulang lagi dan kita butuh kesabaran, kesadaran, bahwa menang dan kalah itu pasti terjadi di dalam sebuah pertandingan. Tidak mungkin tidak," ujarnya.

Baca Juga: Pembalap Ferrari Charles Leclerc Terima Kiriman Superyacht yang Dipesan Khusus Senilai $20 Juta

PSSI meyakini bahwa terciptanya atmosfer yang kondusif di tribune penonton akan berdampak langsung pada kemajuan industri sepak bola serta peningkatan kualitas permainan di lapangan. Jika keamanan terjamin, maka investasi dan kepercayaan publik terhadap kompetisi domestik akan tumbuh secara berkelanjutan.

"Maka, ke depannya tolong kawan-kawan bila sepakbola kita ini akan terlihat maju di waktu yang akan datang, sepakbola ini akan menjadi tontonan yang menarik bagi keluarga kita, terhadap tim kesayangan kita, ayo kita bersama-sama untuk menjaga ketertiban dan keamanan di masing-masing stadion."

Halaman:

Tags

Terkini