liga-indonesia

Tiga Tim Berbeda Berbagi Gelar Juara di EPA Super League 2025/26

Senin, 18 Mei 2026 | 12:34 WIB
Penyerahan gelar juara EPA Super League 2025/26. (I.League)

SportlinkNews - Rangkaian laga puncak Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/26 untuk tiga kelompok umur berbeda telah rampung dimainkan. Partai final yang berlangsung ketat tersebut diselenggarakan di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, pada Sabtu (16/5) dan Minggu (17/5).

Kompetisi kategori EPA Super League U-16 berhasil dimenangkan oleh Persik Kediri U-16 setelah menyudahi perlawanan sengit dari Persis Solo U-16. Persik U-16 mengunci gelar juara dengan skor 6-4 setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal dan unggul 5-3 pada babak adu penalti.

Berlanjut pada kategori EPA Super League U-18 2025/26, giliran Malut United FC U-18 yang sukses mengangkat trofi juara setelah melewati drama yang tidak kalah sengit melawan Persija Jakarta U-18. Pertandingan yang digelar pada Minggu (17/5) tersebut harus diselesaikan lewat adu penalti dengan skor 3-2 untuk kemenangan Malut United U-18 usai kedua tim bermain kacamata selama waktu normal.

Baca Juga: Red Bull Racing dan Crocs Bikin Sepatu Futuristik Terinspirasi Mobil F1

Sementara itu, dominasi Persija akhirnya terselamatkan di kategori EPA Super League U-20 2025/26 melalui performa impresif tim mudanya. Persija U-20 sukses mengamankan predikat juara setelah menaklukkan Malut United FC U-20 dengan skor tipis 1-0.

Keberhasilan merengkuh gelar juara ini langsung disambut rasa syukur yang mendalam oleh pelatih Persija U-20, Furqon Alkatiri. Ia menaruh harapan besar agar ajang tahunan ini mampu terus menyuplai talenta berbakat demi kemajuan masa depan sepak bola nasional.

“Harapannya semoga bisa menciptakan pemain-pemain Persija yang jadi tulang punggung Timnas Indonesia,” ujar Furqon.

Baca Juga: Ronaldo Menangis Tiga Tahun Tanpa Trofi di Arab Saudi, Al-Nassr Habiskan Rp 10 Triliun

Sebagai langkah konkret dari keberhasilan timnya, Furqon membeberkan bahwa proses promosi bakat muda ke skuad senior kini sudah mulai berjalan. Ajang EPA dinilai sebagai instrumen penyaring yang sangat krusial sebelum para pesepak bola muda diproyeksikan masuk ke iklim kompetisi profesional.

“Ada beberapa yang sudah saya rekomendasikan ke direktur teknik untuk ke tim utama,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, memberikan pernyataan terkait visi utama dari pelaksanaan kompetisi usia muda tersebut. Pihaknya berkomitmen untuk tidak sekadar memutar roda kompetisi, melainkan juga menjaga standar mutu dari output yang dihasilkan.

Baca Juga: Goergina Pamer Penampilan Terbaru dalam Pemotretan Pakaian Pantai

“Kita tidak hanya mengurusi pertandingannya tapi juga kualitasnya. Karena kita menginginkan para pemain memiliki kualitas yang diharapkan dan pelatih baik dalam penyampaian taktiknya,” tutur Asep.

Kendati turnamen berjalan lancar, pihak I.League memastikan tetap melakukan pembenahan besar demi menyambut musim kompetisi yang baru. Fokus perbaikan ke depan akan diarahkan pada aspek pengendalian emosi dan penegakan regulasi pemain saat bertanding.

Halaman:

Tags

Terkini

Persija Jakarta Resmi Kontrak Pratama Arhan

Senin, 6 Juli 2026 | 20:16 WIB