SportlinkNews - Derby Jawa Timur menjadi salah satu laga penutup pekan ke-34 Super League 2025/26. Persebaya menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/5/2026).
Tuan rumah Persebaya tampil efektif sepanjang pertandingan meski Persik Kediri terlihat mendominasi jalannya laga.
Meski hanya mencatat 48 persen penguasaan bola, Bajol Ijo lebih tajam dalam membongkar pertahanan lawan. Total 16 tembakan dilepaskan, 10 di antaranya mengarah tepat ke gawang Persik.
Dukungan energi melimpah dari Bonek dan Bonita akhirnya membawa Persebaya menjebol gawang Persik Kediri dengan lima gol tanpa balas.
Malik Risaldi membuka gol pertama di menit ke-13. Selanjutnya giliran Bruno Moreira yang mencetak brace (45' dan 89'). Lalu ada Bruno Pererira (80') dan Gustavo Fernandes (65').
Yang menarik, Persebaya berhasil menjaga gawang tetap steril dalam enam pertandingan beruntun. Sebuah rekor yang memperlihatkan kuatnya kerja kolektif tim.
Baca Juga: Hindari Masalah Visa AS, Iran Pindahkan Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Usai pertandingan, Coach Bernardo Tavares memberikan apresiasinya kepada Bonek dan Bonita yang memadati Stadion Gelora Bung Tomo.
"Terima kasih kepada Bonek dan Bonita yang datang. Mereka menciptakan suasana yang luar biasa dan memberikan energi ekstra di hari yang sangat panas ini," ujar pelatih asal Portugal itu.
Coach Tavares menilai kemenangan besar itu tidak diraih dengan mudah. Menurutnya, Persebaya memang menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan Persik, namun masih ada beberapa momen yang sebenarnya bisa dimaksimalkan lebih baik.
Baca Juga: Bojan Hodak Sukses Bawa Persib Hattrick Juara, Ini Kiprahnya
"Mengenai pertandingan, saya pikir kami menciptakan lebih banyak peluang daripada tim lawan."
"Kami punya lebih banyak tembakan ke gawang dan peluang lain yang sebenarnya bisa menjadi lebih berbahaya jika umpan terakhir kami lebih baik," imbuhnya.