Ia tak hanya piawai bermain sebagai winger, tetapi juga dapat beroperasi di lini tengah serang atau bahkan sebagai penyerang tengah.
Baca Juga: Di balik Kehancuran Real Madrid, Thibaut Courtois Ungkap Tim Tidak Ikuti Rencana Xabi
Fleksibilitas ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pelatih baru Liverpool yang tengah membangun ulang struktur tim pasca-kepergian beberapa pemain kunci.
Lebih dari itu, Rodrygo juga diproyeksikan bisa menutupi lubang yang ditinggalkan Darwin Nunez.
Penyerang asal Uruguay tersebut juga disebut bakal hengkang dari Anfield usai dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Napoli.
Baca Juga: Dibantai PSG 4-0, Xabi Alonso Sebut Level Real Madrid Kalah Kelas
Peluang Liverpool mendatangkan Rodrygo terbuka lebar mengingat statusnya yang kini tak lagi menjadi pilihan utama di Real Madrid di bawah pelatih baru, Xabi Alonso.
Selama gelaran Piala Dunia Klub 2025, Rodrygo hanya tampil tiga kali dari total enam pertandingan, dua di antaranya sebagai pemain pengganti.
Namun, keinginan Liverpool merekrut Rodrygo tak akan murah.
Baca Juga: PSG 4 Real Madrid 0: Chelsea Bersiap Menghadapi Juara Eropa yang Memanas
Real Madrid dilaporkan mematok harga sekitar 90 juta euro atau sekitar Rp1,7 triliun untuk pemain berusia 24 tahun itu.
Di samping itu, Liverpool juga harus bersiap mengakomodasi permintaan gaji sang pemain yang mencapai 12,5 juta euro per musim, atau setara dengan Rp4,5 miliar per pekan.
Angka tersebut menyamai bayaran Florian Wirtz, pemain termahal dalam sejarah Liverpool.
Baca Juga: PSG 4-0 Real Madrid: Serangan Skuat Enrique Kejam, Los Blancos Babak Belur
Potensi kedatangan Rodrygo pun dikhawatirkan bisa mengguncang struktur gaji tim dan memicu tuntutan kenaikan bayaran dari para pemain senior lainnya.
Artikel Terkait
La Liga Tolak Permintaan Penundaan Real Madrid untuk Memulai Musim Ini
Terungkap: Penyebab Mbappe Alami Gastroenteritis yang Bikin Berat Badannya Turun 6kg
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di Dunia 2025, Nomor 1 Masih Ronaldo
Indonesia Incar Status Tuan Rumah Youth Olympic Games 2030
Gymnastics Indonesia Open 2025 Jadi Ajang Pembibitan Atlet Muda Menuju Level Dunia