“Kami hanya bisa menaruh tawaran itu kepada pemain, lalu melihat apakah mereka ingin bermain."
Baca Juga: Gol Loftus Cheek dan Pulisic Bawa AC Milan Menangkan Laga Atas Lecce
"Jika mereka memilih bertahan, itu sepenuhnya keputusan mereka,” tegasnya.
Kondisi ini membuat Marselino berada dalam situasi sulit.
Dengan waktu kurang dari tiga hari menuju penutupan bursa transfer, ia harus segera mengambil keputusan.
Apabila tetap bertahan, kariernya berpotensi stagnan karena minimnya kesempatan bermain.
Namun, mencari klub peminjam atau pindah permanen juga bukan perkara mudah dengan tenggat waktu yang kian mepet.
Opsi kembali ke Indonesia Super League memang terbuka, di mana ia kemungkinan besar akan mendapat menit bermain lebih banyak.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Liga Primer Pekan Ketiga, Manchester United akan Diuji Tim Promosi Burnley
Meski begitu, langkah tersebut berisiko menimbulkan kritik dari pendukung lokal, sebagaimana yang dialami Thom Haye ketika memutuskan bergabung dengan Persib Bandung.
Situasi di kompetisi domestik pun belum stabil, mengingat adanya isu keamanan.
Salah satunya terlihat ketika laga Persebaya Surabaya kontra PSM Makassar pekan ini harus ditunda akibat dampak demonstrasi.
Baca Juga: Ruben Amorim Curhat: Terkadang Ingin Berhenti, Kadang Ingin Terus Bertahan 20 Tahun
Dengan berbagai pertimbangan tersebut, bertahan di Eropa tampaknya menjadi pilihan paling rasional bagi Marselino.
Artikel Terkait
Nottingham Forest Rilis Jersey Ketiga 2025-2026, Desain Berani dan Inovatif
Pengakuan Marc Marquez: Akan Ada Pembalap yang Mengalahkannya dengan Motor yang Sama
Gagal Tundukkan Brasil, Timnas Voli Putra U21 Indonesia Berebut Posisi 19 Lawan Thailand
Dewa United Takluk 1-3 dari Persija, Jan Olde: Awal Musim Belum Konsisten
Pengamat: Performa Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2025 Belum Stabil, 80 Persen Masih Berproses