SportlinkNews - Manchester City sukses menjaga asa juara Liga Primer Inggris setelah memetik kemenangan meyakinkan tiga gol tanpa balas atas Crystal Palace di Stadion Etihad. Hasil positif pada Kamis (14/5) dini hari WIB tersebut membuat persaingan di papan atas klasemen makin membara menjelang akhir kompetisi.
Kini Manchester City, hanya terpaut selisih dua poin di belakang Arsenal yang masih memuncaki klasemen sementara. Tekanan kini berpindah ke kubu London Utara mengingat The Citizens masih memiliki dua pertandingan sisa untuk membalikkan keadaan.
Manajer Pep Guardiola membuat keputusan berani dengan merombak susunan pemain utamanya demi menjaga kebugaran tim. Langkah rotasi ini diambil agar para pemain kunci tidak mengalami kelelahan ekstrem di tengah jadwal yang sangat padat.
Baca Juga: Thailand Open 2026: Thalita Rebut Tiket Babak Kedua, Intanon Jadi Ujian Berikutnya
Guardiola mengatakan memberikan waktu bermain kepada beberapa pemain dan mengistirahatkan lainnya sangat penting menjelang akhir musim. Efektivitas strategi tersebut terbukti nyata setelah enam pergantian pemain tetap mampu menghasilkan performa yang dominan di lapangan.
Pilihan tim yang dilakukan Guardiola membuahkan hasil manis lewat kemenangan telak atas tim tamu. Kebugaran skuad menjadi prioritas utamanya karena laga berat sudah menanti mereka di depan mata.
Pertandingan final Piala FA melawan Chelsea yang akan digelar tiga hari mendatang menjadi alasan utama di balik kebijakan rotasi ini. Perjalanan jauh ke London diakui sebagai tantangan fisik yang harus diantisipasi dengan manajemen skuad yang cermat.
Baca Juga: Rating Pemain Final Coppa Italia: Inter Dominasi Perebutan Gelar Ganda Domestik
"Chelsea berada di kandang mempersiapkan final. Kami harus melakukan perjalanan ke London, dan mereka akan berada di kandang," kata Guardiola dikutip ESPN.
Kepercayaan diri Guardiola terhadap kedalaman materi pemainnya menjadi kunci kemenangan yang terlihat sangat mudah ini. Ia merasa beruntung memiliki talenta yang merata di setiap lini sehingga kualitas permainan tidak menurun.
"Saya memiliki kepercayaan penuh pada seluruh skuad. Bayangkan semua pemain yang tidak bermain hari ini, mereka sangat bagus. Sekarang kami istirahat dan fokus pada final (Piala FA)," ucapnya.
Baca Juga: Duet Megawati dan Wilson Jadi Kekuatan Baru Hyundai Hillstate
Pelatih asal Spanyol tersebut menyadari sepenuhnya takdir juara Liga Primer tidak sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri. Manchester City wajib menyapu bersih sisa laga sambil mendoakan Arsenal tergelincir di pekan terakhir.
“Tapi sekarang kami mencoba membawa harapan ke pertandingan terakhir," kata Guardiola. Ambisi tersebut akan diuji melalui dua laga sisa yang akan mempertemukan mereka dengan Bournemouth dan Aston Villa.
Artikel Terkait
Manchester City Terus Tempel Arsenal, Guardiola Waspadai Tekanan Kalender Pertandingan
Manchester City Nikmati Peran sebagai Pemburu Arsenal
Manchester City Ditahan Everton, Guardiola Akui Kendali Juara Kini di Tangan Arsenal
Manchester City Pagari Phil Foden dengan Kontrak Baru Hingga 2030
Chelsea Butuh Keajaiban untuk Tumbangkan Manchester City