SportlinkNews - Aroma gelar mulai terasa di London Utara, tetapi Mikel Arteta memilih menutup rapat semua pembicaraan soal pesta juara.
Di saat publik Arsenal FC mulai menghitung hari menuju trofi Premier League, Arteta justru bersikap seolah tidak ada yang berubah di papan klasemen.
Bagi pelatih asal Spanyol itu, seluruh perhatian Arsenal saat ini hanya tertuju pada satu pertandingan, yakni melawan Burnley FC, pada Selasa, 19 Mei WIB.
Baca Juga: PSG dan Manchester City Pantau Situasi Federico Valverde di Madrid
The Gunners kini memimpin klasemen Premier League dengan 79 poin dari 36 pertandingan, unggul dua angka atas Manchester City yang terus menempel ketat di posisi kedua.
Situasi tersebut membuat Arsenal memiliki peluang besar mengakhiri penantian panjang gelar liga pertama sejak 2004.
Skenarionya cukup jelas. Arsenal wajib mengalahkan Burnley pada Selasa, 19 Mei dini hari WIB. Setelah itu, mereka berharap Manchester City gagal mengalahkan AFC Bournemouth sehari berikutnya.
Baca Juga: Musim Buruk Madrid Picu Kemarahan Suporter kepada Florentino Perez
Jika dua hasil itu terjadi, Arsenal akan unggul empat poin dengan hanya satu laga tersisa, sekaligus memastikan trofi Premier League kembali ke Emirates Stadium. Namun Arteta sama sekali tidak tertarik membahas kemungkinan tersebut.
Bahkan ketika Manchester City mengalahkan Crystal Palace FC 3-0 dan memangkas jarak menjadi dua poin, Arteta mengaku tidak mengikuti pertandingan itu.
Ia menegaskan bahwa Arsenal hanya ingin fokus pada apa yang masih bisa mereka kendalikan.
Baca Juga: Satu Poin Krusial Girona Jauhkan Diri dari Zona Merah
Menurut Arteta, hal terpenting saat ini bukan menghitung peluang juara atau memantau hasil pesaing, melainkan memastikan tim tampil maksimal saat menghadapi Burnley.
Sikap itu kembali terlihat ketika ia ditanya apakah skuad Arsenal berencana menggelar nonton bareng laga Manchester City kontra Bournemouth jika berhasil menang lebih dulu. Arteta langsung memotong pembicaraan.
Ia berulang kali menegaskan bahwa Arsenal tidak memikirkan pesta, perayaan, atau skenario juara. Fokus utama tim hanya memenangkan pertandingan berikutnya.
Baca Juga: Pulih dari Cedera Bahu Maverick Vinales Kembali Geber KTM RC16 di Grand Prix Catalunya
Pendekatan tersebut mencerminkan bagaimana Arsenal mencoba menjaga stabilitas mental di tengah tekanan besar perebutan gelar.
Setelah beberapa musim gagal mempertahankan konsistensi hingga akhir kompetisi, Arteta tidak ingin skuadnya kehilangan fokus pada momen paling menentukan musim ini.
Artikel Terkait
West Ham 0 Arsenal 1: VAR Batalkan Gol Callum Wilson di Menit Akhir, Kontroversi Menuju Gelar Juara
Ben White Cedera, Fan Arsenal Marah pada Gary Neville
Mikel Arteta Fokus Pemulihan Skuad Arsenal Jelang Dua Laga Terakhir
Arsenal Berpeluang 87 Persen untuk Memenangkan Liga Premier
Man City 3 Crystal Palace 0: Bintang Cadangan Menambah Tekanan Perebutan Gelar Juara pada Arsenal