Gagal Capai Kesepakatan Kontrak Baru, Ibrahima Konate Pisah dengan Liverpool

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 1 Juni 2026 | 17:29 WIB
Pemain Liverpool, Ibrahima Konate. (Getty Images)
Pemain Liverpool, Ibrahima Konate. (Getty Images)

SportlinkNews - Manajemen Liverpool secara resmi mengonfirmasi Ibrahima Konate, akan segera meninggalkan Stadion Anfield pada musim panas ini. Bek berusia 27 tahun tersebut dipastikan hengkang setelah masa bakti kontraknya habis per 30 Juni 2026.

Keputusan berpisah ini sekaligus menyudahi spekulasi panjang terkait masa depan Konate yang telah bergulir dalam beberapa musim terakhir. Proses negosiasi perpanjangan ikatan kerja antara pihak manajemen klub dan agen sang pemain dikabarkan menemui jalan buntu.

Upaya untuk memagari Konate sejatinya telah diinisiasi oleh jajaran direksi Liverpool sejak penghujung 2023. Kendati demikian, serangkaian pertemuan dan pembahasan draf kontrak baru dari kedua belah pihak tidak pernah mencapai titik temu hingga tenggat waktu berakhir.

Kehilangan Konate makin memperpanjang eksodus para pemain andalan Liverpool. Sebelum pengumuman ini, publik Anfield juga telah menyaksikan perpisahan dengan dua figur senior lainnya, yakni Mohamed Salah dan Andrew Robertson.

Baca Juga: Jelang Piala Dunia 2026, Kelayakan Kylian Mbappe sebagai Kapten Prancis Dipertanyakan

Gelombang kepergian tiga pemain andalan tersebut diprediksi memaksa manajer tim untuk bergerak lebih agresif pada bursa transfer musim panas mendatang. Langkah taktis berburu pemain baru di pasar transfer mutlak dilakukan demi menjaga kedalaman skuad serta stabilitas performa tim di level tertinggi.

"Liverpool mengonfirmasi bahwa Ibrahima Konate akan meninggalkan klub setelah kontraknya berakhir pada musim panas ini," demikian pernyataan Liverpool.

Usai pengumuman tersebut, Konate langsung mengunggah sebuah pesan perpisahan sarat akan emosional yang ditujukan kepada jajaran staf serta para pendukung Liverpool. Mantan pemain RB Leipzig itu merefleksikan catatan masa bakti lima tahunnya di Inggris sebagai fase krusial dalam pertumbuhan karier sepak bolanya.

Baca Juga: Grup I Piala Dunia 2026: Senegal Datang dengan Mimpi Besar, Siap Ulang Kisah Heroik 2002

Konate mengenang kembali momen awal kedatangannya ke Merseyside sebagai pesepak bola muda yang sarat dengan ambisi besar di kancah domestik maupun Eropa. "Lima tahun lalu, saya datang sebagai pemain muda dengan mimpi besar. Hari ini, saya pergi dengan kenangan yang akan tinggal bersama saya seumur hidup," kata Konate.

"Mewakili klub ini adalah sebuah kehormatan. Kami berbagi banyak momen luar biasa bersama, naik dan turun, trofi, tantangan, persahabatan seumur hidup, serta momen menyakitkan yang akan selalu kami kenang," Konate menambahkan.

Di tengah ungkapan rasa syukur tersebut, Konate juga menyelipkan sebuah kalimat duka mendalam yang merujuk pada peristiwa kelam di internal Liverpool. "Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada kehilangan saudara kami, Diogo Jota."

Baca Juga: Sadis Media Sosial, Arsenal Jadi Lahan Emas Meme Usai Keok Melawan PSG

Kehilangan Konate kini menyisakan lubang yang cukup menganga pada sektor jantung pertahanan taktik racikan tim pelatih. Meskipun klub masih menyisakan nama Virgil van Dijk, kepergian tandem utamanya tersebut menuntut adanya restrukturisasi instan di sektor palang pintu.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Liverpool

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X