Dengan kata lain, sepanjang kariernya di Premier League, Konsa menjadi salah satu pemain paling konsisten dalam duel bertahan satu lawan satu; ia berhasil merebut bola dalam tiga dari setiap empat upaya tekel yang dilakukannya.
Perlu dicatat pula bahwa Saliba menempati peringkat keempat dalam daftar ini (73,8%). Hal ini jelas merupakan aspek yang sangat dihargai oleh Arteta.
Hal penting lainnya bagi pemain mana pun yang dipertimbangkan untuk direkrut oleh pelatih asal Spanyol tersebut adalah ketahanan fisik dan konsistensi ketersediaan. Konsa memenuhi kriteria itu.
Selama tujuh musim sejak kepindahannya ke Villa, hanya tujuh pemain yang mencatatkan penampilan lebih banyak darinya (231 laga) di Liga Premier.
Ia selalu tersedia untuk diturunkan dan masuk dalam skuad pertandingan Villa setidaknya 90% dari total waktu dalam enam dari tujuh musim tersebut; angka terendahnya adalah 83% pada musim 2021-2022.
Bahkan, penyebab absennya ia pada musim itu bukanlah cedera: ia menerima dua kartu merah sehingga harus melewatkan beberapa pertandingan akibat sanksi larangan bermain. Dalam empat musim setelahnya, ia hanya pernah dikeluarkan dari lapangan sebanyak dua kali.
Baca Juga: PSSI dan RANS Entertainment Jajaki Kerja Sama Hak Siar Indonesia Women's League
Konsa juga sangat piawai dalam menguasai bola; meskipun tingkat keberhasilan umpannya yang mencapai 95,5% di Premier League musim 2025-26 (dengan waktu bermain lebih dari 100 menit) tampak mengesankan pada pandangan pertama, ada hal lebih mendalam di baliknya.
Begitu pula dengan tingkat keberhasilan umpannya yang mencapai 93,8%—tertinggi di liga—saat berada di bawah tekanan lawan.
Peran Konsa dalam penguasaan bola saat menggantikan Saliba di Arsenal akan serupa dengan perannya di Villa: memastikan penguasaan bola tetap terjaga sembari mencari rekan setim yang lebih tepat untuk membawa bola ke area depan, sembari tetap memenangkan duel-duel individu.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Teka-teki Thom Haye: Absen Perayaan Juara Persib, hingga Akun IG Hilang
10 Pembalap Terhebat dalam Sejarah Formula 1
Manchester United Meluncurkan Cluster Attack dengan Wajah Baru
Gaya Rambut Pirang Ronaldo Mencuri Perhatian di Al-Nassr
Hamilton Tetap Intens Berlatih di Tengah Kemesraan dengan Kardashian