Barcelona Konsultasi dengan Spesialis Cedera Hernia Olahraga yang Pengaruhi Lamine Yamal

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 11 November 2025 | 11:55 WIB
Lamine Yamal  telah berjuang melawan masalah pangkal paha di bulan-bulan awal musim yang menghambat kontribusinya. (Getty Images)
Lamine Yamal telah berjuang melawan masalah pangkal paha di bulan-bulan awal musim yang menghambat kontribusinya. (Getty Images)

SportlinkNews - Barcelona semakin menunjukkan performa terbaiknya dalam beberapa pertandingan terakhir, bertepatan dengan performa Lamine Yamal musim lalu.

Pemain berusia 18 tahun ini telah berjuang melawan masalah pangkal paha di bulan-bulan awal musim yang menghambat kontribusinya.

Setelah absen dalam total lima pertandingan sejauh ini karena cedera hernia olahraga, Lamine Yamal belum menunjukkan performa terbaiknya dalam beberapa pertandingan terakhir.

Baca Juga: Marcus Rashford Lampaui Lamine Yamal dan Vinicius Junior di Liga Spanyol

Masalah ini, yang dikenal dalam bahasa Spanyol sebagai 'pubalgia', memengaruhi kemampuan pemain untuk berbelok tajam dan berakselerasi, serta menyebabkan rasa sakit saat menendang.

Musim ini, cedera ini juga memengaruhi pemain seperti Franco Mastantuono dari Real Madrid dan Nico Williams dari Athletic Club.

Barcelona berkonsultasi dengan spesialis cedera Lamine Yamal

Bulan lalu, dilaporkan bahwa Lamine Yamal telah meminta saran lebih lanjut tentang kemungkinan operasi dari pihak luar klub untuk menyelesaikan masalah ini, tetapi Mundo Deportivo mengatakan bahwa klub juga telah melakukannya belakangan ini.

Baca Juga: Tim Jay Idzes Makan Korban, Atalanta Pecat Ivan Juric

Informasi yang mereka peroleh adalah dokter Barcelona, ​​Ricard Pruna, telah berkonsultasi dengan spesialis Belgia, Ernest Schilders, mengenai cedera tersebut, yang telah menangani lebih dari 3.000 kasus cedera.

Prognosis positif untuk Lamine Yamal
Umpan balik yang diberikan seharusnya positif terhadap cedera tersebut.

Kesimpulannya adalah bahwa program pemulihan Lamine Yamal saat ini, fisioterapi, latihan khusus untuk memperkuat area tersebut, dan pengurangan tuntutan, adalah tepat.

Baca Juga: Komentar Nova dan Evandra Tentang Sejarah Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17

Perkembangannya positif, dan fakta bahwa Barcelona mendeteksi masalah ini sejak dini seharusnya mengurangi risiko menjadi masalah kronis.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X