SportlinkNews - Mengonsumsi makanan yang tepat dengan jumlah protein, karbohidrat, lemak, dan nutrisi yang tepat merupakan salah satu hal utama selama pemulihan maraton.
Jadi, inilah alasan mengapa protein penting untuk pemulihan maraton. Atlet kekuatan telah lama memuji manfaat protein. Namun, pelari ketahanan tidak demikian.
Ternyata, protein sama pentingnya bagi pelari jarak jauh seperti bagi atlet angkat beban — membantu perbaikan jaringan, pemulihan pasca latihan, pencegahan cedera, fungsi kekebalan tubuh, dan produksi sel darah merah pembawa oksigen.
Baca Juga: Ilmu Bulu Tangkis Olimpiade: Mengurai Pukulan Sempurna
"Dulu kami berpikir kebutuhan protein berbeda antara atlet kekuatan dan atlet ketahanan, tetapi sekarang kami menyadari bahwa kebutuhan protein antar atlet sangat bervariasi berdasarkan intensitas dan waktu latihan," kata Pamela Nisevich Bede, RD, ahli gizi olahraga, anggota tim urusan medis dan ilmiah gizi Abbott, serta pelari maraton 24 kali.
Nisevich Bede merekomendasikan pelari untuk mengonsumsi antara 0,5 hingga 1 gram protein per pon berat badan setiap hari. Bagi pelari dengan berat badan sekitar 150 pon, asupan proteinnya adalah 75 hingga 150 gram per hari.
Otot pada pelari maraton dapat mengalami tekanan dalam bentuk robekan mikroskopis pada serat otot selama lari jarak jauh.
Dengan demikian, protein akan memperbaiki dan membangun kembali serat otot sehingga pemulihan dapat berlangsung cepat.
Baca Juga: Peluang Timnas U-17 Indonesia Lolos ke Fase Knock Out Usai Cetak Sejarah
Tanpa protein, pemulihan yang tertunda akan mengakibatkan kelelahan, nyeri, dan cedera. Hal ini sangat penting bagi atlet di negeri yang beriklim panas, di mana orang-orang dapat mengalami dehidrasi parah, sehingga memperparah kerusakan otot.
Protein sebenarnya mempercepat rehabilitasi, yang berarti setelah acara maraton selesai, tubuh pelari akan siap untuk latihan lebih lanjut.
Bagaimana Protein Meningkatkan Performa Maraton?
Para pelari telah memasukkan maraton ke dalam daya tahan kardiovaskular mereka.
Baca Juga: Aksi Solo Run Dean James Bawa Go Ahead Eagles Raih Kemenangan Dramatis
Salah satu faktor pendukungnya adalah protein. Karbohidrat digunakan sebagai sumber bahan bakar utama saat berlari jarak jauh, sementara proteinlah yang menjaga otot tetap ramping.
Artikel Terkait
Persib Menang Dramatis atas Selangor FC, Teja Paku Alam Beberkan Pesan Keras Bojan Hodak
Imbas PSSI Tak Gelar Laga Internasional, Dua Pemain Timnas Terancam Tak Main Lama
Komentar Nova dan Evandra Tentang Sejarah Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17
Tim Jay Idzes Makan Korban, Atalanta Pecat Ivan Juric
Mancini Menerima Tawaran Al Sadd Satu Tahun setelah Dipecat Gegara Timnas Indonesia