SportlinkNews - Barcelona unggul 11 poin dari Real Madrid di puncak klasemen La Liga, hanya terpaut lima poin dari gelar juara dari lima pertandingan tersisa.
Barcelona, yang dijuluki "perjalanan ke dokter gigi" La Liga, belum pernah mengalahkan Getafe di Coliseum sejak 2019. Pada pekan 33 La Liga, Minggu 26 April 2026 dini hari WIB, Barcelona melibas Getafe 2-0.
Kemenangan Blaugrana dipastikan lewat gol-gol Fermin Lopez dan pemain pengganti Marcus Rashford di masing-masing babak.
Baca Juga: Piala Thomas 2026: Sapu Bersih Aljazair, Indonesia Matangkan Adaptasi Jelang Dua Laga Krusial
Peluang pertama Barcelona didapatkan setelah empat menit, Dani Olmo melewati Domingos Duarte dengan elegan, sebelum melepaskan tembakan yang melenceng.
Jika peluang awal terasa sangat mudah melawan Getafe, itu karena memang demikian. Permainan mulai berjalan dengan tempo yang tidak menentu, tanpa akhir yang mulus.
Dengan kata lain, permainan dimainkan dengan tempo yang diinginkan Getafe. Meskipun Barcelona berusaha untuk maju, baru pada menit ke-36 celah muncul dari pertahanan biru yang terorganisir.
Baca Juga: Nasib Apes Real Madrid, Ditahan Real Betis dan Kylian Mbappe Malah Cedera
Roony Bardghji bertukar umpan dengan Jules Kounde. Tapi terlalu bersemangat untuk mengesankan, tendangannya melenceng jauh dari tiang gawang.
Oleh karena itu, Jose Bordalas pasti sangat frustrasi melihat timnya tertinggal di babak pertama.
Saat pertandingan berjalan lambat, Pau Cubarsi menghalangi serangan Getafe, dan hampir tanpa jeda, Pedri memberikan umpan.
Baca Juga: Hasil Super League: Hancurkan Semen Padang, Borneo FC Tempel Ketat Persib
Terlena oleh keunggulan mereka, Barcelona bermain dengan sedikit urgensi di menit-menit awal babak kedua, memancing Getafe untuk menyerang mereka.
Hansi Flick tampaknya juga menemukan celah di pertahanan Getafe, mendorong Kounde ke belakang dan melakukan umpan lambung.
Artikel Terkait
Menanti Jawaban Real Madrid, Jose Mourinho Segera Tentukan Nasib
Real Madrid Dirugikan, Arbeloa Sebut Dua Keputusan Tak Tepat Wasit
Menang Dramatis, Marc Marquez Rajai Sprint Race MotoGP Spanyol 2026
UEFA Hukum Prestianni atas Pelanggaran Homofobia ke Vinicius
Bologna 0-2 Roma: Balas Dendam Kekalahan di Liga Europa