SportlinkNews - Tim bulu tangkis putra Indonesia membuka kiprah di Piala Thomas 2026 dengan kemenangan telak atas Aljazair.
Bertanding di Forum Horsens, Denmark, Sabtu, 25 April dini hari WIB, skuad Thomas Indonesia menyapu bersih laga perdana Grup D dengan skor meyakinkan 5-0.
Kemenangan ini bukan sekadar hasil sempurna, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ajang adaptasi lapangan jelang dua laga krusial berikutnya, melawan Thailand (26 April) dan Prancis (28 April) di fase grup.
Baca Juga: Real Madrid Dirugikan, Arbeloa Sebut Dua Keputusan Tak Tepat Wasit
Tunggal pertama Jonatan Christie membuka keunggulan Indonesia dengan dominasi penuh atas Adel Hamek. Ia menang cepat dua gim langsung 21-8, 21-6 tanpa kesulitan berarti.
Jonatan mengaku pertandingan pertama ini lebih difokuskan pada penyesuaian kondisi arena, terutama karakter shuttlecock yang dinilai lebih cepat dibanding saat pemusatan latihan.
"Dari kemarin training camp sampai hari ini, bolanya terasa lebih cepat. Jadi kami harus cepat beradaptasi, terutama dalam menentukan pola permainan yang tepat," katanya.
Baca Juga: Menanti Jawaban Real Madrid, Jose Mourinho Segera Tentukan Nasib
Ia juga menekankan pentingnya mengambil inisiatif sejak awal agar lawan terus berada dalam tekanan. Sebagai tunggal pertama, Jonatan merasa memiliki tanggung jawab lebih untuk membangun momentum dan semangat tim.
"Kuncinya membawa aura positif supaya bisa menular ke teman-teman yang main berikutnya," tambahnya.
Dominasi Indonesia berlanjut setelah Alwi Farhan tanpa kesulitan menang 21-8, 21-7 atas M. Abderrahmie Belarbi.
Baca Juga: Frank Lampard Tolak Chelsea Pilih Setia bersama Coventry City
Keunggulan Indonesia dipastikan lewat partai ketiga, di mana Anthony Sinisuka Ginting tampil solid dan mengamankan poin dengan kemenangan telak 21-8, 21-6 atas M. Abdelaziz Ouchefoun.
"Bersyukur bisa bermain baik dan menyumbang poin. Semoga di pertandingan berikutnya bisa terus konsisten," kata Ginting.
Ia menilai jeda pertandingan akan dimanfaatkan untuk mengevaluasi dan mematangkan adaptasi, terutama dari pengalaman yang dirasakan saat laga pembuka.
Baca Juga: Nasib Apes Real Madrid, Ditahan Real Betis dan Kylian Mbappe Malah Cedera
Kemenangan Indonesia disempurnakan sektor ganda putra. Di mana Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan pasangan debutan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sama-sama meraih kemenangan.
Meski Fajar/Fikri sempat mendapatkan perlawanan yang cukup ketat di gim pertama, tetapi mereka akhirnya dapat menutup permainan ini dengan straigh game 21-14, 21-8.
Sedangkan Raymond/Joaquin tampil dominan permainan atas lawannya Adel Hamek/M. Abdelaziz Ouchefoun dan menutup pertandingan dengan skor telak 21-4, 21-7.
Baca Juga: Persib Ditahan Imbang, Bojan Hodak Puji Lini Pertahanan Arema FC yang Disiplin
Bagi Joaquin, laga ini menjadi momen spesial karena impiannya untuk melakoni debut di Piala Thomas akhirnya terwujud.
"Senang akhirnya bisa tampil di Piala Thomas. Tadi permainan berjalan cukup lancar, meski masih perlu penyesuaian dengan kondisi bola yang lebih kencang," tuturnya.
Sebaliknya, Raymond mengaku belum sepenuhnya menemukan ritme permainan karena perbedaan level lawan, namun ia tetap mengambil pelajaran penting dari laga ini.
Baca Juga: Madura United Bertekad Lolos dari Zona Merah, Jan Olde Riekerink Waspada
"Masih cari feeling, tapi ini jadi modal bagus untuk pertandingan berikutnya."
Artikel Terkait
Dipanggil ke Piala Thomas 2026, Jonatan Tegaskan Komitmen untuk Merah Putih
Wamenpora Taufik Hidayat Lepas Keberangkatan Tim Bulu Tangkis Piala Thomas dan Uber ke Denmark
Ubed Bidik Debut di Laga Perdana, Siap Buktikan Diri di Piala Thomas 2026
Ganda Indonesia Siapkan Skema Tukar Pasangan, Senjata Taktis di Piala Thomas 2026
Eng Hian Tekankan Adaptasi Cepat di Lapangan Jelang Piala Thomas & Uber 2026