SportlinkNews - Wakil Indonesia, Tim Garuda Pertiwi, melaju ke final Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah menundukkan Yordania 3-0 dalam semifinal di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat, 21 Agustus 2026.
Dengan hasil ini, maka Garuda Pertiwi akan menantang Thailand yang sudah lebih dahulu menanti di partai final.
Thailand melaju usai menang telak 5-1 atas Malaysia. Sementara Yordania akan bertemu Malaysia untuk memperebutkan posisi ketiga, pada Minggu, 23 Agustus di tempat yang sama.
Baca Juga: Bukan Sekadar 6 Besar, Timnas Voli Putri Indonesia Dibidik Bikin Kejutan
Mampu mencapai final dan bertemu Thailand, ambisi Pelatih Garuda Pertiwi Timo Scheunemann pun tercapai.
"Saya sangat bersyukur karena dua hal. Saya punya ambisi pribadi, gol individu saya itu pengen main lima kali (sampai final) seperti yang saya bilang di awal. Dan satu lagi yang saya nggak ngomongkan adalah ingin ketemu Thailand. Ya, puji Tuhan dua-duanya terkabulkan," imbuhnya.
Pada laga ini, Garuda Pertiwi langsung menunjukkan agresivitas sejak menit awal. Tekanan yang dibangun Indonesia membuahkan hasil cepat ketika laga baru berjalan enam menit.
Baca Juga: IndyCar dan Shell Kenalkan Bahan Bakar Balap Terbarukan untuk Musim 2027
Keysa membuka keunggulan Indonesia setelah menerima umpan terobosan Fadillah dari lini belakang. Dengan tenang, Keysa melepaskan tendangan placing ke pojok kanan bawah yang gagal dijangkau kiper Yordania.
Gol tersebut sempat diperiksa melalui VAR untuk memastikan tidak ada pelanggaran dalam proses terciptanya gol. Setelah pengecekan, wasit mengesahkan gol Keysa dan Indonesia memimpin 1-0.
Keunggulan tersebut membuat Indonesia semakin percaya diri menguasai pertandingan. Namun, memasuki sekitar setengah jam permainan, intensitas serangan Garuda Pertiwi sedikit menurun. Yordania mulai berani keluar dan mencoba masuk ke area pertahanan Indonesia.
Baca Juga: Alwi Farhan Terhenti di Perempat Final, Tunggal Putra Indonesia Tanpa Medali di Kejuaraan Dunia 2026
Meski demikian, Yordania belum mampu menciptakan peluang yang benar-benar membahayakan gawang Merah Putih.
Indonesia justru hampir mendapatkan gol tambahan melalui kesalahan kiper Yordania pada menit ke-28. Fadillah mencoba memanfaatkan bola yang lepas, tetapi upayanya belum menghasilkan gol setelah bola bergulir ke sisi lapangan.
Gol kedua akhirnya lahir pada menit ke-34. Jazlyin memanfaatkan bola buangan gelandang Yordania Leen Anzour Munir Soubar yang berusaha mengamankan umpan salto Fadillah. Jazlyin langsung menyambar bola dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Baca Juga: Pertajam Lini Serang Persija Datangkan Striker Swedia Alexander Jeremejeff
Indonesia kemudian semakin nyaman mengontrol permainan. Serangan dari lini belakang kembali menjadi sumber ancaman bagi pertahanan Yordania.
Menjelang akhir babak pertama, Fadillah mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan terobosan dari pemain nomor 22, ia melakukan placing dengan tenang untuk membawa Indonesia unggul 3-0 pada menit ke-49.
Efektivitas Indonesia menjadi pembeda pada paruh pertama. Dari lima tembakan tepat sasaran, tiga di antaranya berhasil dikonversi menjadi gol.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia 2026: Fajar/Fikri Tersingkir, Pintu Medali Ganda Putra Indonesia Tertutup
Memasuki babak kedua, Garuda Pertiwi tetap mempertahankan permainan agresif dengan pressing tinggi. Namun, Yordania mengubah pendekatan dengan bermain lebih rapat dan menerapkan garis pertahanan rendah.
Situasi semakin berat bagi Yordania setelah harus kehilangan satu pemain. Leen Anzour Munir Soubar menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Fadillah.
Hadangan dengan kaki terlalu tinggi membuatnya mengenai area antara dada dan leher Fadillah.
Baca Juga: Tottenham Hotspur Datangkan Savinho dari Manchester City, Gelontorkan Dana Transfer Rp1,8 Triliun
Yordania pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain sejak menit ke-56. Fadillah sempat mendapatkan perawatan hingga harus ditandu keluar lapangan, tetapi kemudian mampu kembali bermain.
Unggul jumlah pemain membuat Indonesia semakin leluasa menguasai bola dan mempertahankan tekanan. Namun, pertahanan Yordania justru semakin dalam dan rapat sehingga membuat Garuda Pertiwi kesulitan menambah keunggulan.
Indonesia terus mendominasi jalannya pertandingan hingga menit-menit akhir. Sejumlah upaya dibangun untuk membongkar pertahanan Yordania, tetapi tidak ada lagi gol yang tercipta.
Baca Juga: Hamilton Tetap Intens Berlatih di Tengah Kemesraan dengan Kardashian
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-0 tetap bertahan. Kemenangan tersebut mengantar Garuda Pertiwi ke partai final Srikandi Merdeka Cup 2026 dan menjaga ambisi mereka untuk meraih gelar di kandang sendiri.
Artikel Terkait
Singapura U-16 Petik Pelajaran Berharga dari Srikandi Merdeka Cup
Srikandi Merdeka Cup 2026: Menang 3-1, Putri Nusantara Tetap Gagal ke Semifinal
Srikandi Merdeka Cup 2026: Xuan Son Menggila, Vietnam Singkirkan Malaysia dan Melaju ke Final
Thailand U-16 Hantam Malaysia 5-1, Tiket Final Srikandi Merdeka Cup di Tangan
Dari Kompetisi Usia Dini ke Panggung Internasional, Talenta Putri Terus Tumbuh