Tanpa Penyerang Murni, Barcelona Pesta Gol di Elche

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 24 Agustus 2026 | 08:41 WIB
Karim Adeyemi menyumbang satu gol dalam penampilan ofensif yang memukau bersama Barca.
Karim Adeyemi menyumbang satu gol dalam penampilan ofensif yang memukau bersama Barca.


SportlinkNews - Sang juara memulai misi mempertahankan gelar dengan penuh gaya. Barcelona menghancurkan Elche 5-0.

Barcelona tidak merasa kehilangan sosok penyerang tengah murni; berkat para penyerang yang dinamis, cepat, dan agresif—yang melakukan pressing tinggi serta penyelesaian akhir yang tajam—mereka melibas Elche dengan skor 5-0.

Raphinha dan Fermin masing-masing mencetak dua gol, sementara Karim Adeyemi menyumbang satu gol dalam penampilan ofensif yang memukau.

Baca Juga: Gol Menit Akhir Gvardiol Bawa Manchester City Bekuk Bournemouth

Anthony Gordon juga turut unjuk gigi setelah masuk di babak kedua, dengan memberikan dua assist brilian bagi pemain asal Brasil dan pemain asal Huelva tersebut.

Hansi Flick mengejutkan semua orang dengan susunan pemain utamanya—sebuah pilihan yang dipengaruhi oleh situasi bursa transfer musim panas, kebutuhan mengatur waktu bermain para pemain yang baru kembali dari Piala Dunia, serta penantian akan kedatangan seorang penyerang tengah.

Tanpa De Jong yang cedera atau Rodri yang baru bergabung namun belum bugar sepenuhnya—keduanya tetap tinggal di Barcelona bersama Balde, Casado, dan Fort yang masuk daftar jual, serta Bisiwu yang belum terdaftar—pelatih asal Jerman itu juga mencadangkan Kounde, pemain lain yang masa depannya masih belum pasti.

Baca Juga: Espanyol 1 - 2 Real Madrid: Espi Menandai Debut Mourinho dengan Manis

Cubarsi, Pedri, dan Olmo juga tidak tampil sejak awal. Akibat berbagai faktor tersebut, susunan pemain yang diturunkan terasa asing: Gavi dan Bernal membentuk duet double pivot, dengan Lamine, Fermin, dan Adeyemi sebagai gelandang serang, serta Raphinha berperan sebagai penyerang tengah yang bergerak dinamis.

Di lini pertahanan, di depan kiper Joan Garcia, Eric bermain sebagai bek kanan, Christensen dan Gerard di tengah, sementara Xavi Espart—yang bermain sebagai bek kiri meski berkaki dominan kanan—menjadi pilihan yang paling berisiko.

Awal pertandingan mencerminkan karakteristik laga resmi pertama musim ini (atau laga kedua bagi Elche) yang digelar pada bulan Agustus dengan suhu mencapai 30 derajat Celsius: operan yang kurang akurat dan kaki yang terasa berat untuk merespons perintah otak.

Baca Juga: Barcelona Gigit Jari, Inter Milan Tutup Rapat Negosiasi Lautaro Martinez

Tim tuan rumah memulai laga dengan intensitas tinggi, menerapkan pressing ketat terhadap Barça yang sempat kewalahan dan kesulitan merangkai dua operan berarti secara berurutan.

Namun, setiap kali mereka berhasil melakukannya, ancaman berbahaya pun tercipta. Lamine, yang menerima umpan ke ruang kosong dari Eric, berlari cepat dalam situasi satu lawan satu menghadapi Dituro.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Mundo Deportivo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tanpa Penyerang Murni, Barcelona Pesta Gol di Elche

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:41 WIB

Mourinho Membela Vinicius dari Tindakan Perundungan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Prediksi Elche vs Barcelona: Ambisi Juara Bertahan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Rodri Tebar Ambisi Begitu Tiba di Barcelona

Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:58 WIB
X