SportlinkNews - Penampilan Julian Alvarez saat membela Atletico Madrid diwarnai aksi cemoohan dari pendukungnya sendiri. Situasi tersebut dipicu maraknya rumor kepindahan penyerang Argentina tersebut pada bursa transfer musim panas ini.
Ketegangan antara suporter dan Alvarez memuncak pada laga LaLiga melawan Villarreal yang berlangsung Minggu (23/8) malam WIB. Pertandingan sengit tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2.
Alvarez baru diturunkan pelatih Diego Simeone pada babak kedua, tepatnya menit ke-67. Kehadirannya langsung disambut sorakan bernada negatif dari tribune penonton.
Baca Juga: Pelajaran Transisi Manchester City, Resep Enzo Maresca Temukan Suksesor Rodri
Setiap kali Alvarez menguasai bola, siulan kekecewaan terus bergema di sekeliling stadion. Sikap keras suporter memicu respons langsung dari internal skuad Atletico Madrid.
Kapten sekaligus kiper utama Atletico Madrid, Jan Oblak, pasang badan membela rekannya. Ia menegaskan pentingnya solidaritas tim di tengah tekanan publik.
"Kita harus tetap bersatu. Julian ada di sini, bersama kami di dalam tim. Selama dia masih bersama kami, kami akan mendukungnya dan memberikan dukungan terbaik kepadanya. Kami tahu apa yang mampu dia berikan," kata Oblak dikutip dari AS.
Baca Juga: Atalanta 2-1 Sassuolo: Sarri Melihat Atalanta Sempat Terlalu Pasif
Oblak menyadari spekulasi yang beredar telah menciptakan atmosfer kurang kondusif. Meski demikian, ia berharap dinamika ini dapat diselesaikan dengan baik demi kepentingan bersama.
"Ini adalah situasi yang tidak nyaman bagi siapa pun, tetapi semoga semuanya bisa terselesaikan dan pada akhir musim nanti kita semua bisa merasa bahagia," ucapnya.
Kekecewaan pendukung Atletico Madrid bermula dari kabar keinginan Alvarez untuk menyeberang ke Barcelona. Isu kepindahan tersebut langsung memantik amarah para pendukung setia Los Colchoneros.
Baca Juga: Torino 1-2 Milan: Rabiot Bangkitkan Performa Rossoneri
Pihak manajemen Atletico Madrid secara tegas menolak gagasan melepas mantan pemain Manchester City tersebut. Alvarez dipandang sebagai pilar utama dalam skema serangan yang dirancang Simeone.
Barcelona dilaporkan telah menyodorkan tawaran fantastis bernilai sekitar 100 juta euro demi mengamankan jasa Alvarez. Namun, proposal besar tersebut mentah-mentah ditolak oleh jajaran direksi Atletico.