Medali perak diraih Artjoy Torregosa dari Filipina dengan catatan waktu 2 jam 54 menit, sedangkan perunggu menjadi milik atlet Vietnam, Thi Thu Ha Bui, yang tertinggal 11 menit 27 detik dari Odekta.
Baca Juga: Nottingham Forest 3 Tottenham 0: Dihancurkan Mantan Target Callum Hudson
Robi Syianturi mengungkapkan strategi yang ia terapkan selama perlombaan.
“Tadi dari awal Saya coba main pace sendiri karena kita tahu angin sangat kencang tapi flat."
"Pas putra balik lebih enak lagi karena didorong angin,” kata Robi seusai lomba dalam siaran resmi NOC Indonesia.
Baca Juga: Xabi Alonso Bereaksi Terhadap Keputusan Tidak Penalti saat Susah Payah Tekuk Alaves
Atlet berusia 27 tahun itu juga mempersembahkan medali emasnya kepada keluarga dan orang-orang terdekat.
“Medali emas ini untuk kedua orang tua, bapak/ibu, istri yang lagi hamil sudah tujuh bulan."
"Juga untuk federasi saya, Bapak Luhut Binsar Pandjaitan, keluarga besar yang ada di Belitung, pelatih Federasi Luhut, keluarga besar yang ada di Belitung,” ucap Robi.
Baca Juga: Bologna 0-1 Juventus: Juan Cabal Jelaskan Selebrasinya
Ia melanjutkan, “Juga pelatih saya, ada Pak Junaidi, Pak Wita, Pak Dwi, pelatih yang di Kenya, Mr. Anderson dan tentunya semua masyarakat Indonesia yang telah mendukung saya di SEA Games ini.”
Bagi Robi, emas SEA Games 2025 menjadi pencapaian penting dalam kariernya.
Medali tersebut merupakan emas pertamanya di SEA Games setelah pada edisi Kamboja 2023 ia hanya mampu meraih perunggu di nomor 5.000 meter.
Baca Juga: Update Klasemen SEA Games 2025: Mantap di Posisi Kedua, Indonesia Tinggalkan Vietnam
“Ini adalah hasil dari perjuangan tanpa menyerah."