Pada Pra-PON lalu, lanjutnya, pihaknya berhasil meraih 7 medali emas dari 16 emas yang diperebutkan. Sisanya 9 emas diperebutkan 39 provinsi.
Baca Juga: Petisi 6 Hakim Presiden WBC untuk Duel Tyson Fury Vs Oleksandr Usyk Ditolak
''Hasil 7 emas itu sudah bagus, meskipun saya kurang puas. Saya evaluasi para atlet bisa dimaksimalkan untuk meraih 10 medali emas di PON Aceh-Sumut,'' tuturnya.
Tetapi kenapa KONI malah hanya mentargetkan 3 emas. Ini namanya menjatuhkan mental para atletnya.
Dan benar-benar akan terjadi karena Training Center (TC) terlambat yang harusnya awal Febuari dimulai, tapi TC belum dimulai.
Pada 17 Februari baru diberi kucuran dana sejumlah kurang lebih 104 juta. Karena TC belum dimulai dana dikembalikan karena kata Alex kita tahu dampaknya TI tidak akan bisa membuat SPJ dengan benar (fiktif). Terima uang tapi tidak ada TC.
Akibat dari ulah oknum KONI ini bisa berimbas dengan prestasi Indonesia dikancah Asean yang dulu Indonesia adalah macan Asean.
Artikel Terkait
Liverpool FC Kolaborasi dengan Over the Pitch untuk Ekspansi di Korea Selatan
Wasit Brasil Serukan Penangguhan Serie A Brasileiro Terkait Match Fixing
STY Bukan Ujug-Ujug
Mikel Arteta Minta Bantuan Arsene Wenger saat Arsenal Berburu Gelar Juara
Pakar: Vietnam U23 Progresif Tapi Kurang Tajam