Tim Kesehatan PON XXI Aceh-Sumut 2024 Siaga Sepanjang Laga Demi Keselamatan Atlet

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Minggu, 8 September 2024 | 18:09 WIB
Tim Kesehatan PON XXI di Medical Center Unimed, Deliserdang, Sumut. (PB PON XXI 2024/Laura Silalahi)
Tim Kesehatan PON XXI di Medical Center Unimed, Deliserdang, Sumut. (PB PON XXI 2024/Laura Silalahi)

Hal tersebut untuk antisipasi cepat dan berjaga apabila ada atlet mengalami cedera di tengah pertandingan, atau bila dibutuhkan dirujuk ke rumah sakit.

Selain itu, peralatan medis juga dipersiapkan seperti ambulance, tersedia dua unit yaitu dari RS Haji dan RS Royal Prima.

Juga ada dua unit di venue dan dua unit di medical center. Juga alat pendukung kesehatan lain yang diperlukan dalam menjaga event besar ini.

Baca Juga: Alamak, Ini Rupanya Biang Kerok Kekalahan Tim Kriket Sumut

Sejak dibukanya Medical Center di Gedung Serbaguna Unimed, telah terjadi beberapa kasus cedera para atlet akibat pertandingan.

Namun sifatnya masih cedera ringan seperti, ankle strain (tegang otot) yang dialami atlet futsal dan senam ritmik asal Surabaya.

Selain itu, terdapat kasus cedera dahi yang dialami atlet hoki Papua akibat benturan tongkat.

Baca Juga: Media Center PON XXI Aceh-Sumut Resmi Beroperasi, Marciano Norman Ajak Wartawan Banjirkan Berita PON

"Sebagai tim kesehatan yang ditugaskan selama PON, kami sangat senang dengan pelayanan dan koordinasi panitia PB PON," ujar dr Zakiyah Ulfa Huseini dari RS Haji Medan.

"Mulai dari fasilitas, konsumsi, kondisi ruangan serta koordinasi lainnya. Tidak pernah ada masalah,” tambahnya.

Sebagai dokter yang bertugas di event PON XXI ini, dr Zakiyah Ulfa mengaku merasa senang karena bisa terlibat dalam event yang diikuti oleh seluruh provinsi di Indonesia, selain ini adalah event nasional perdananya.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Hockey Outdoor PON XXI, Kaltim vs Jatim Jadi Laga Pembuka

"Saya berjumpa dengan para kontingen atlet dari berbagai provinsi, seperti Papua, Kalimantan, Jawa dan lain-lain. Hal tersebut memberikan kesan tersendiri bagi saya."

"Saya yang masih tergolong dokter muda menjadikan event PON ini sebagai pengalaman berharga untuk referensi bekerja saya dalam menghadapi pasien,” katanya.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: PON XXI Aceh-Sumut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Menyentuh Persahabatan Winoto

Minggu, 22 September 2024 | 06:10 WIB
X