SportlinkNews - Sebagian pemain sepak bola putri Jawa Barat menikmati suasana Festival Kuliner yang berada di Gedung Serba Guna (GSG) Pancing atau Lapangan Astaka sembari menunggu jadwal laga semifinal cabang olah raga sepak bola putri.
Seperti Tia selaku ketua regu kontingen Jabar yang terlihat asik menyantap jajanan bersama rekan-rekannya. Mereka memandangi sejumlah stan jajanan yang ada di sekitar dan membeli yang disukai.
Tia menambahkan, sejak tiba di Medan selain rutin latihan mereka juga baru kali ini keluar untuk refreshing menikmati sejenak suasana di lapangan dan bukan sebagai pemain, tapi sebagai penonton.
Baca Juga: Gulat DKI Jakarta Tunggu Emas dari PON XXI Aceh-Sumut, Bonus Sudah Disiapkan
Awal pertandingan pertama melawan Sumut di hari Kamis lalu, kemudian besoknya mereka libur. Hari Sabtunya tanding lagi berhadapan dengan tim Bangka Belitung (Babel).
“Alhamdulillah lolos ke semifinal. Tinggal bersiap lagi untuk latihan lebih keras. Walaupun jauh sebelum pelaksanaan PON kita sudah tujuh bulanan berlatih," sebut Tia yang berharap bisa mencapai target membawa pulang emas ke kampung halaman.
"Lumayan panjang juga persiapan kita yang tidak main-main ini. Karena kita akan menghadapi 4 pertandingan sampai final,” dia menambahkan.
Baca Juga: Atlet dari 32 Provinsi Bersaing pada Cabang Pencak Silat PON 2024
Ditanya soal suasana kota Medan, sedikit tersenyum Tia bercerita. Medan itu kata Tia ramainya hampir sama dengan di Bandung. Cuma bedanya soal makanan ya. Mungkin karena belum menemukan tempat yang tepat. Baru jalan di sekitaran penginapan saja.
“Mungkin nanti setelah selesai semua pertandingan, dan kami dinyatakan menang ya pastinya luar biasa bahagianya kan. Makanya kami sudah merencanakan untuk jalan-jalan ke Parapat," pungkasnya.
Lebih lanjut Tia mengatakan ingin melihat suku Batak asli. Tapi, dia sekarang ini harus latihan dan latihan terus.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Pertandingan PON XXI 2024 Wilayah Aceh Selasa 10 September, 29 Cabor Dipertandingkan
"Tentunya evaluasi apa kekurangan yang harus jadi perhatian serius sebelum semifinal nanti,” bebernya.
Tia menceritakan awal mereka mendarat di Sumut. Dia dan rekan-rekannya sedikit kaget dengan logat warga di Medan. Namun ia sudah pelajari setidaknya karakter orang Medan.
Artikel Terkait
Justin Hubner: Timnas Indonesia Tak Takut Hadapi Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Spalletti Renungkan Posisi Chiesa dalam Formasi Baru Italia 3-5-2
Gregoria dan Ginting Beraksi di Hong Kong Open 2024 setelah Olimpiade Paris
Timnas Indonesia Vs Australia Malam Ini, Maarten Paes Berharap Dukungan Suporter
Australia Terlalu Kuat, Shin Tae-yong Minta Pemain Timnas Indonesia Lakukan Ini