Sportlinknews - Medali emas menjadi pencapaian tertinggi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Fakhri Husain pun bertekad mempersembahkannya untuk tim sepak bola Jawa Timur.
Fakhri Husain sarat dengan pengalaman sebagai pelatih maupun pemain nasional. Sentuhannya yang dingin mengantarkan Timnas U-16 Indonesia juara Kejuaraan Remaja U-16 ASEAN pada 2018 atau yang dikenal Piala AFF.
Kini, pria berusia 59 tahun itu akan berdiri di bench tim sepak bola PON Jawa Timur. Fakhri Husain yang sukses mengantar Jatim ke final setelah menaklukkan tuan rumah Aceh akan menghadapi Jawa Barat.
Baca Juga: Update Klasemen PON XXI: Jawa Barat Perkecil Jarak dengan Jakarta
Pertandingan antara Jatim dan Jabar yang memperebutkan medali emas ini akan digelar di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (18/9). Laga pamungkas ini diyakini bakal menarik dan menghibur.
Fakhri Husaini mengatakan timnya dalam kondisi siap tempur. Dari 27 pemain yang diboyong ke Aceh, hanya satu pemain yang dipastikan absen yakni Muhammad Rafael lantaran cedera.
"Tidak ada persiapan khusus atau menugaskan seorang pemain untuk mewaspadai pemain lawan. Sepak bola adalah permainan 11 lawan 11. Kolektivitas tim lebih diutamakan," kata coach Fakhri di media center, Selasa (16/9).
Baca Juga: Atlet Lontar Martil Aceh Pecahkan Rekor PON dengan Lemparan Sejauh 55,27 Meter
"Pemain lawan yang memasuki area pertahanan kami, itu yang kami jaga dan waspadai. Tidak ada strategi man to man menghadapi Jabar," pelatih yang membawa timnas U-16 juara Piala AFF 2018 itu.
Mantan pemain timnas Indonesia ini tidak pernah mengecilkan lawan. Dia justru menilai Jabar lawan yang tangguh dengan materi pemain muda potensial.
"Jabar tim yang komplet dan solid. Mereka bermain dengan penuh kepercayaan diri. Mereka pemain-pemain muda potensial. Jadi pertandingan final nanti akan menarik. Saya berharap wasit juga benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan pihaknya sudah membaca cara bermain Jabar dari beberapa video pertandingan di PON. Sebaliknya, dia juga menyadari Jabar telah merekam permainan anak asuhnya.
Artikel Terkait
Justin Hubner Jawab Sindiran Media Malaysia Usai Tahan Imbang Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
FIFA Perkuat Kerja Sama dengan Lay's Jelang Piala Dunia 2026 dan Piala Dunia Wanita 2027
9 Bulan Tantangan Besar Aditya Menuju Emas BMX di PON 2024
Dampak Ekonomi PON XXI, UMKM Aceh Terlibat Aktif dalam Promosi Wisata dan Kuliner Daerah
Arne Slot Menikmati Comeback di Hari Ulang Tahun saat Liverpool Menaklukkan Milan
Morata Terima Hinaan dari Pendukung Milan yang Marah usai Dipermalukan Liverpool