Menurutnya ada empat aspek yang ditekankan pada skuad yang dipolesnya selama dua bulan terakhir. Keempatnya sangat penting bagi sebuah tim yang dihuni oleh pemain-pemain muda masa depan.
Baca Juga: Kupas Masalah PON XXI dan Solusi dalam CdM Meeting Harian
"Kami menerapkan empat aspek kepada pemain seperti fisik, teknik, taktik dan mental, termasuk mental pertandingan. Bagaimana bersikap terhadap pemain lawan maupun wasit yang memimpin pertandingan. Ini penting karena sepak bola adalah olahraga yang menyenangkan dan hiburan untuk semua orang," pungkas Fakhri Husaini.
Bagi coach Fakhri ini merupakan pencapaian final PON kedua setelah 2021 di Papua. Ketika itu, dia membawa tim PON Aceh ke final setelah mengalahkan Jatim. Sayang Aceh harus puas meraih medali perak usai dikalahkan Papua di laga puncak. Dan, Jatim kebagian medali perak.
"Tentu saya berharap bisa mempersembahkan medali emas untuk Jawa Timur sekarang. Kami berharap pertandingan nanti dipimpin wasit berkualitas sebagaimana semifinal kami melawan Aceh," tutur pelatih kelahiran Lhokseumawe 59 tahun silam.
Baca Juga: Pengamanan Penutupan PON 2024, Ratusan Personel Jaga Stadion, Hotel VIP, dan Area Penting
Coach Fakhri lebih lanjut menuturkan bahwa sepak bola harus bisa memberikan kebaikan kepada semua. Terlebih pertandingan seperti PON merupakan wadah pembuktian pemain muda berbakat.
"Jadi wasit pun harus berkualitas dan memberikan tauladan kepada pemain muda. Karena para pemain yang tampil di PON ini merupakan cikal bakal pemain nasional masa depan," tandasnya.
Artikel Terkait
Justin Hubner Jawab Sindiran Media Malaysia Usai Tahan Imbang Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
FIFA Perkuat Kerja Sama dengan Lay's Jelang Piala Dunia 2026 dan Piala Dunia Wanita 2027
9 Bulan Tantangan Besar Aditya Menuju Emas BMX di PON 2024
Dampak Ekonomi PON XXI, UMKM Aceh Terlibat Aktif dalam Promosi Wisata dan Kuliner Daerah
Arne Slot Menikmati Comeback di Hari Ulang Tahun saat Liverpool Menaklukkan Milan
Morata Terima Hinaan dari Pendukung Milan yang Marah usai Dipermalukan Liverpool