SportlinkNews - PON XXI menghadirkan cabang olahraga Ski Air yang tentunya mengharuskan sang atlet untuk terampil melakukan serangkaian gerakan di atas air.
Pada nomor Wakesurf menampilkan sistem penjurian yang menarik perhatian perlu diketahui masyarakat, khususnya penikmat olahraga Ski Air.
Ketua PSAWI Sumut sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Cabor Ski Air M Husaini Almubayyin menjelaskan secara mendetail tentang sistem penjurian wakesurf yang diterapkan dalam ajang ini.
Baca Juga: Final Sepak Bola PON XXI Jatim Vs Jabar: Fakhri Husaini Siapkan 4 Aspek
Menurut Almubayyin, penjurian pada nomor wakesurf menggunakan sistem waktu 45 detik untuk setiap pass.
Selama waktu tersebut, kapal akan bergerak dari titik start menuju garis finish dengan kecepatan tetap 17 knot.
“Sistem ini berlaku untuk kedua pass yang harus dilalui atlet,” ujarnya saat di Lumban Silintong, Balige pada Selasa (17/9).
Baca Juga: Atlet DKI Dimas Ridho Pecahkan Rekor PON di Nomor Waterski Tricks Ski Air
Penjurian dalam nomor wakesurf melibatkan evaluasi tiga kategori gerakan, yaitu: standard, medium, dan advance.
Gerakan standard mencakup teknik seperti knee on board, sitting duck, dan fire hydrant, yang dinilai berdasarkan tingkat kesempurnaan gerakan.
Pada level medium, penjurian berfokus pada kemampuan atlet untuk melakukan standing tall, curving, dan gerakan combo, yang merupakan kombinasi dari beberapa gerakan standard yang dilakukan secara bersambung tanpa terputus.
Baca Juga: Tim Atletik Sumut Pecahkan Rekor Nasional di Nomor 4x400m Estafet Mixed di PON XXI
Level advance merupakan tantangan terbesar, dimana atlet dinilai berdasarkan kemampuannya dalam melakukan spin mulai dari 180° hingga 1.080°, serta lompatan di udara termasuk gerakan spektakuler seperti superman.
“Gerakan ini tidak hanya membutuhkan keterampilan tinggi tetapi juga kontrol dan keseimbangan yang luar biasa, karena atlet harus mendarat dengan sempurna dan melanjutkan dengan teknik paddling,” bebernya.
Artikel Terkait
Kylian Mbappe Dijadikan Kambing Hitam di Tengah Isu Neymar Ganggu Ruang Ganti Real Madrid
Arne Slot Mengaku Tak Takut dengan Debutnya di Liga Champions Bersama Liverpool, Langsung Hadapi AC Milan
Justin Hubner Jawab Sindiran Media Malaysia Usai Tahan Imbang Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
All Jateng Finals Berpeluang Terjadi di Tunggal Putra Bulu Tangkis PON XXI