Simak Cara Penilaian Ski Air Nomor Wakesurf yang Menuntut Keterampilan Atlet di PON XXI

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Rabu, 18 September 2024 | 14:34 WIB
Aksi atlet Ski Air nomor Wakesurf di PON XXI. (PB PON XXI Sumut)
Aksi atlet Ski Air nomor Wakesurf di PON XXI. (PB PON XXI Sumut)

SportlinkNews - PON XXI menghadirkan cabang olahraga Ski Air yang tentunya mengharuskan sang atlet untuk terampil melakukan serangkaian gerakan di atas air.

Pada nomor Wakesurf menampilkan sistem penjurian yang menarik perhatian perlu diketahui masyarakat, khususnya penikmat olahraga Ski Air.

Ketua PSAWI Sumut sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Cabor Ski Air M Husaini Almubayyin menjelaskan secara mendetail tentang sistem penjurian wakesurf yang diterapkan dalam ajang ini.

Baca Juga: Final Sepak Bola PON XXI Jatim Vs Jabar: Fakhri Husaini Siapkan 4 Aspek

Menurut Almubayyin, penjurian pada nomor wakesurf menggunakan sistem waktu 45 detik untuk setiap pass.

Selama waktu tersebut, kapal akan bergerak dari titik start menuju garis finish dengan kecepatan tetap 17 knot.

“Sistem ini berlaku untuk kedua pass yang harus dilalui atlet,” ujarnya saat di Lumban Silintong, Balige pada Selasa (17/9).

Baca Juga: Atlet DKI Dimas Ridho Pecahkan Rekor PON di Nomor Waterski Tricks Ski Air

Penjurian dalam nomor wakesurf melibatkan evaluasi tiga kategori gerakan, yaitu: standard, medium, dan advance.

Gerakan standard mencakup teknik seperti knee on board, sitting duck, dan fire hydrant, yang dinilai berdasarkan tingkat kesempurnaan gerakan.

Pada level medium, penjurian berfokus pada kemampuan atlet untuk melakukan standing tall, curving, dan gerakan combo, yang merupakan kombinasi dari beberapa gerakan standard yang dilakukan secara bersambung tanpa terputus.

Baca Juga: Tim Atletik Sumut Pecahkan Rekor Nasional di Nomor 4x400m Estafet Mixed di PON XXI

Level advance merupakan tantangan terbesar, dimana atlet dinilai berdasarkan kemampuannya dalam melakukan spin mulai dari 180° hingga 1.080°, serta lompatan di udara termasuk gerakan spektakuler seperti superman.

“Gerakan ini tidak hanya membutuhkan keterampilan tinggi tetapi juga kontrol dan keseimbangan yang luar biasa, karena atlet harus mendarat dengan sempurna dan melanjutkan dengan teknik paddling,” bebernya.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: PON XXI Aceh-Sumut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Menyentuh Persahabatan Winoto

Minggu, 22 September 2024 | 06:10 WIB
X