Aldriani Beatrichx Sugoro, Wanita Tangguh di Ring dan Pejuang Keluarga

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 20 September 2024 | 11:23 WIB
Aldriani Beatrichx Sugoro (merah) meraih medali emas cabor tinju kelas 50-52kg. (sportlinknews)
Aldriani Beatrichx Sugoro (merah) meraih medali emas cabor tinju kelas 50-52kg. (sportlinknews)

Sportlinknews - Di atas ring tinju, Aldriani Beatrichx Sugoro, bukan hanya petinju berusia 30 tahun yang mengejar kemenangan untuk kontingen Kalimantan Selatan.

Dia adalah kakak perempuan yang penuh tanggung jawab. Pejuang tangguh yang menolak menyerah pada usia. Aldriani juga sosok yang menjadikan keluarga sebagai alasan utama setiap pukulannya.

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2024 Aceh-Sumut menjadi saksi bagaimana Aldriani kembali menorehkan prestasi gemilang.

Baca Juga: Bukan Presiden Jokowi, PON XXI Aceh-Sumut 2024 Ditutup oleh Menko PMK

Di Auditorium Universitas HKBP Nommensen, Pematang Siantar, Kamis (19/9), Aldriani berhasil mengalahkan petinju muda asal Jawa Barat, Ayu Pramustika, dengan angka mutlak 5-0 dalam partai final kelas 50-52kg.

Emas ini bukan hanya sekadar medali bagi Aldriani. Ini adalah simbol kekuatan dan pengorbanan yang ia persembahkan untuk adik-adiknya.

"Karena kedua orang tua saya sudah tiada, medali ini saya persembahkan untuk adik-adik saya," ujar Aldriani dengan mata berkaca-kaca usai pertandingan.

Baca Juga: Berjaya di Air, Jawa Barat Juara Umum Arung Jeram

Pernyataan itu mencerminkan beban tanggung jawab yang ia pikul, lebih berat dari sarung tinju yang dikenakannya.

Sebagai kakak perempuan tertua dari empat bersaudara, Aldriani telah lama menjadi tiang penopang keluarga.

Kedua orang tuanya sudah meninggal, dan kini dia harus mengasuh dua adiknya yang masih bersekolah. Bahkan, di tengah padatnya jadwal latihan, ia tetap meluangkan waktu untuk mengurus rumah dan menjaga mereka.

Baca Juga: Jawa Barat Mendekati Hattrick Juara Umum PON XXI Aceh-Sumut

Adiknya yang lain, Aldom Sugoro, juga seorang petinju, berada di Jakarta dan tak selalu bisa hadir mendukung secara fisik.

"Saya harus membagi waktu antara berlatih dan mengurus adik-adik saya. Tapi saya terus bersemangat," ucap petinju yang membela kalimantan Selatan.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Menyentuh Persahabatan Winoto

Minggu, 22 September 2024 | 06:10 WIB
X