Sportlinknews – Pelatih Kepala Pelatnas para bulu tangkis Indonesia, Jarot Hernowo, bakal memantau bakat-bakat baru pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII Solo, Jawa Tengah 2024 mendatang.
Ajang ini menjadi kesempatan berharga bagi para atlet muda dari berbagai daerah untuk mengikuti seleksi nasional (Seleknas).
PEPARNAS 2024 masih akan menggunakan regulasi yang sama pada cabang olahraga para bulu tangkis. Aturan ini membedakan kategori khusus yang disediakan untuk atlet elite dengan atlet nasional.
Baca Juga: PEPARNAS XVII 2024 Difokuskan Pada Regenerasi, Peran Atlet Paralimpiade Dibatasi
Harapannya, ajang yang berlangsung pada tanggal 6 Oktober hingga 13 Oktober 2024 ini bisa menjadi ruang regenerasi bagi atlet-atlet nasional.
Sebagai informasi, kategori elite ini diperuntukkan bagi atlet-atlet yang meraih medali emas nomor perorangan pada ajang PEPARNAS, serta pernah tampil pada multievent internasional seperti ASEAN Para Games, ASIAN Para Games, hingga Paralimpiade.
Jarot mengatakan, atlet-atlet dari seluruh Indonesia memiliki kesempatan yang besar untuk membuktikan hasil latihannya selama ini saat berkompetisi di PEPARNAS 2024.
Baca Juga: 3 Jenis Pisang Terbaik untuk Atlet: Manfaat dan Kandungan Gizinya
Apalagi, bagi atlet nasional, mereka bisa mengikuti dua nomor pertandingan, termasuk bertanding melawan atlet yang masuk kategori elite.
"PEPARNAS 2024 ini sebenarnya menjadi ajang evaluasi latihan para atlet dari seluruh daerah. Namun, atlet-atlet daerah ini dibedakan dengan kategori yang sudah elite atau yang statusnya atlet nasional,” kata Jarot Hernowo.
"Inilah kesempatan atlet daerah untuk menunjukkan sejauh mana hasil latihan mereka, karena atlet nasional itu memiliki agenda untuk bertanding di kelas elite,” tambahnya.
Oleh karena itu, Jarot berharap atlet-atlet nasional bisa menampilkan kemampuan terbaiknya pada ajang PEPARNAS 2024 ini. Sebab, mereka bisa mengikuti dua nomor sekaligus, yakni kategori elite dan nasional.
Baca Juga: Jawa Barat Mendekati Hattrick Juara Umum PON XXI Aceh-Sumut
Sedangkan, atlet elite hanya diperbolehkan mengikuti satu nomor pertandingan saja, sehingga tidak bisa bersaing di nomor nasional.
Artikel Terkait
Real Madrid Siap Bajak Joshua Kimmich dari Bayern Muenchen untuk Gantikan Toni Kroos
Inter Milan Mandul Melawan Manchester City: Simone Inzaghi Khawatirkan Finishing yang Buruk
Wanita Tangguh Ini Sebarkan Informasi PON XXI Lewat Bahasa Isyarat
Rahmad Darmawan: Kalahkan Semen Padang FC Jadi Modal Positif Bagi Skuad PS Barito Putera
MotoGP Emilia Romagna Bakal Jadi Pesta Kemenangan ke-100 Bagi Ducati