Ia mempersembahkan setiap kemenangan untuk keluarganya, terutama sang ibu yang selalu ada di setiap langkah perjalanan karirnya.
“Saya tidak akan sampai di sini tanpa dukungan dari keluarga dan pelatih saya,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
“Mereka adalah sumber kekuatan saya, terutama dalam menghadapi tekanan di setiap pertandingan.”
Meski mimpi besar sudah ada di depan mata, Yoshua tetap realistis. Ia tahu bahwa keberhasilan tidak datang dalam semalam, dan setiap kemenangan memerlukan pengorbanan.
Baca Juga: Medali Emas Cabang Olahraga Balap Motor Standar Beregu PON XXI Direbut Jawa Barat
Di tengah euforia pasca-PON, Yoshua memilih untuk tetap rendah hati dan fokus pada latihan serta peningkatan kemampuan.
Dalam beberapa tahun ke depan, Yoshua berencana untuk memperdalam teknik bertinju dan meningkatkan kekuatan fisik.
Selain itu, ia juga bertekad untuk memperkuat daya tahan mentalnya—hal yang menurutnya menjadi kunci keberhasilan di setiap arena pertandingan.
PON 2024 mungkin telah berakhir, namun bagi Yoshua, perjalanan baru saja dimulai. Kemenangan ini bukanlah sekadar prestasi, tetapi juga motivasi untuk meraih lebih banyak lagi.
Baca Juga: PON XXI 2024, Kado Bangkitnya Aceh Pasca-20 Tahun Tsunami
Dengan mimpi besar yang terpatri di hatinya, dan dukungan dari keluarga, pelatih, serta para pendukung, Yoshua yakin bahwa dirinya mampu menjadi salah satu petinju terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
Langkah Yoshua kini lebih mantap, dengan harapan bahwa suatu hari nanti, ia bisa berdiri di podium tertinggi dunia, mengibarkan bendera merah putih, dan membawa kebanggaan bagi tanah airnya.
Artikel Terkait
Menang Banyak, DKI Jakarta Juara Umum Catur PON XXI Borong 8 Medali Emas
Ancelotti Tidak Peduli dengan Kerja Keras Mbappe dan Vinicius dalam Bertahan
Google Diperintahkan Blokir Streaming Ilegal La Liga di Argentina
LeBron Tidur dengan Ibu Rekan Setim, Istrinya Malah Tertawa
Hansi Flick Yakin Barcelona Masih Bisa Melaju Jauh di Liga Champions meski Kalah dari AS Monaco